Kemandirian Finansial di 2022, Jangan Hanya Bergantung 1 Sumber Penghasilan! Begini Cara Hasilkan Cuan

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 622 2526501 kemandirian-finansial-di-2022-jangan-hanya-bergantung-1-sumber-penghasilan-begini-cara-hasilkan-cuan-ZISOnyyChq.jpg Special Dialouge Okezone bersama Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi Mike Rini Sutikno (Foto: Dokumentasi Pribadi)

JAKARTA – Kemandirian finansial penting dimiliki oleh setiap orang. Kemandirian atau merdeka finansial di masa depan diperlukan baik untuk karyawan yang memiliki gaji tetap bahkan ibu rumah tangga.

Menurut Mike Rini Sutikno seorang Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE), mengatakan bila seseorang hanya bergantung pada satu sumber pendapatan berarti dia tidak mempersiapkan masa depan.

Baca Juga: Mau Merdeka Finansial? Coba Lakukan 5 Resolusi Keuangan 2022

“Kalau kita hanya bergantung pada satu penghasilan saja itu kita tidak siap menghadapi masa depan,” kata Mike dalam Special Dialogue Okezone, Jakarta, Senin (3/1/2022).

Bila tidak memiliki kemandirian finansial untuk mempersiapkan masa depan. Maka di masa depan tidak menjadi merdeka finansial.

Lalu untuk mencapai kemandirian finansial diperlukan sumber penghasilan lain yang dapat dilakukan. Mike menyebutkan, untuk mendapatkan penghasilan tambahan adalah bagaimana perlu mengalokasikan waktu.

Baca Juga: Tak Perlu Gaji Besar untuk Merdeka Finansial, Begini 8 Faktanya

“Sekali lagi kalau kita tidak punya visi masa depan maka uang kita, waktu kita, tenaga kita habis buat segala sesuatu yang tidak akan membawa kita menuju siapa yang kita inginkan di masa depan,” ujarnya.

Adapun penghasilan tambahan tersebut berupa penghasilan aktif atau penghasilan pasif. Dan yang penghasilan pasif biasanya melalui investasi.

Mike juga membagikan metodenya dalam berinvestasi, bahwa investasi perlu memiliki aspek cepat, mudah, murah, aman dan terjangkau.

“Pertama tapi aman dulu, kedua mudah, soalnya saya ibu rumah tangga,” ungkap Mike.

“jadi saya carinya (investasi) yang kalau saya ada waktu, habis saya belanja uang kembalian saya gunakan untuk beli emas, kemudian pakai fitur-fitur (investasi) yang otomatis,” jelasnya.

Namun apabila belum terbiasa berinvestasi, dia mengatakan agar memulai investasi dengan babystep.

“Artinya begini, sambil belajar langsung praktek dan memang harus alokasikan sejumlah dana yang tidak terlalu besar khusus untuk belajar (investasi) itu tadi,” ujar Mike.

Setelah demikian itu, Mike menegaskan agar melakukan hal tersebut harus konsisten dan dilakukan secara berulang.

“Intinya itu adalah anda lakukan secara babystep, kalau ingin memakai metode saya boleh. Kemudian lakukan juga secara konsisten dan harus berulan-ulang,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini