2021 Jadi Tahun Terbaik Elon Musk, Hartanya Bertambah Rp2.860 Triliun

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Selasa 04 Januari 2022 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 04 455 2527350 2021-jadi-tahun-terbaik-elon-musk-hartanya-bertambah-rp2-860-triliun-pMqXtiSidX.jpg Elon Musk. (Foto: Okezone.com/Fox Business)

JAKARTA – 2021 menjadi tahun luar biasa bagi CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk. Musk mencatatkan pencapaian tertinggi seperti kekayaannya naik drastis sejak 1 Januari tahun lalu.

Dilansir dari Forbes, Selasa (4/1/2022), tercatat kekayaan Musk melonjak hingga USD200 miliar atau sekitar Rp2.860 triliun (perkiraan kurs Rp14.300/USD).

Dan pada tahun 2020 saja dia telah mendapatkan USD110 miliar (Rp1.573 triliun) dan mencetak rekor miliarder dengan pendapatan terbesar dalam setahun.

Tesla Pecahkan Rekor USD1 Triliun

Perolehan tersebut berkat saham Tesla yang terus naik dan mencapai 32% hingga 17 Desember 2021.

Kenaikan itu bermula pada bulan Oktober 2021, ketika raksasa penyewaan mobil Hertz mengumumkan akan membeli 100.000 kendaraan Tesla atau senilai USD4,2 miliar (Rp600,6 triliun). Berkat pengumuman itu, untuk pertama kalinya nilai perusahaan Tesla tembus USD1 triliun.

Dari hal itu juga, kekayaan Musk pernah mencapai lebih dari USD300 miliar (Rp4.290 triliun) pada awal November tahun lalu.

Baca Juga: Covid-19 Mengganas di China, Harta Miliarder Pakaian Ini Lenyap Rp10,8 Triliun

Dengan total kekayaan yang mencapai USD245,1 miliar atau sekitar Rp3.504 triliun Musk memantapkan posisinya di puncak orang terkaya di dunia. Dan menggeser pendiri Amazon Jeff Bezos, maestro mode busana Prancis Bernard Arnault, dan pendiri Microsoft Bill Gates.

Kenaikan Saham dan Pencapaian SpaceX

Bukan hanya dari Tesla, kepemilikan sahamnya yang ada di SpaceX juga ikut membantu menambah penghasilannya.

Setelah SpaceX menjadi perusahaan penerbangan swasta pertama meluncurkan pesawat luar angkasanya ke orbit. Sahamnya di SpaceX meningkat menjadi USD100 miliar atau setara Rp1.430 triliun naik USD74 miliar.

Baca Juga: Deretan Miliarder yang Meninggal Dunia Sepanjang 2021, Tinggalkan Harta Rp501 Triliun

Dan membuka persaingan miliarder untuk industri pariwisata luar angkasa antara Elon Musk, Jeff Bezos dengan Blue Origin, dan miliarder asal Inggris Richard Branson dengan Virgin Galactic.

Tesla Alami Masalah

Musk Tidak hanya dapatkan pencapaian yang menyenangkan pada tahun 2021. Perusahaan mobil listriknya Tesla pada tahun lalu mendapatkan masalah dengan pemerintah China.

Masalah tersebut terkait peraturan ketat dari China tentang pengumpulan data otomotif dan transfer data ke luar negeri. Dan mengancam untuk menghambat penelitian dan pengembangan Tesla.

Yang kemudian masalah itu dapat diselesaikan usai Elon Musk menyakinkan pemerintah China pada Konferensi Internet Dunia tahunan China.

“Kami bekerja dengan regulator untuk menemukan solusi terbaik untuk keamanan data, untuk menyimpan informasi pengenal pribadi secara lokal tanpa mentransfernya ke luar negeri” ujar Musk pada konferensi tersebut.

Penurunan Saham Tesla dan Pindah Rumah

Elon Musk pernah bertanya kepada pengikut di Twitternya tentang penjualan 10% sahamnya di Tesla. Dan dia sudah menjual jutaan saham miliknya atau hampir USD13 miliar (Rp185,9 triliun) saham Tesla.

Akibatnya saham Tesla pun mengalami penurunan hampir 24% pada 4 November 2021 yang lalu.

Dari penjualan sahamnya di Tesla diperkirakan bahwa Musk menjadi orang yang membayar pajak terbesar di Amerika Serikat.

Dia juga telah menjual keenam rumahnya di California, AS. Musk dan keluarganya memilih tinggal di rumah petak ukuran 400 kaki persegi di Boca Chica, Texas dekat dengan kantor SpaceX.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini