Tinjau Bendungan Sepaku Semoi, Sri Mulyani: Semoga Memberikan Sumber Kehidupan

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Jum'at 07 Januari 2022 09:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 07 470 2528667 tinjau-bendungan-sepaku-semoi-sri-mulyani-semoga-memberikan-sumber-kehidupan-e7hpE42dFj.jpg Menteri PUPR Basuki dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Meninjau Bendungan Sepaku. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani meninjau pembangunan Bendungan Sepaku Semoi yang berada di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Basuki berpesan agar Bendungan Sepaku Semoi yang telah dimulai konstruksinya sejak Juli 2020 dapat selesai tepat waktu sesuai target kontrak pada Desember 2023. Saat ini progres fisik mencapai 30,69%.

"Bendungan ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan air baku di Balikpapan. Total kapasitasnya 10 juta m3, untuk pemenuhan kebutuhan air baku 2.500 liter/detik dan juga untuk mereduksi banjir sekitar 53%," ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/1/2022).

Baca Juga: Resmikan Bendungan Pidekso Rp772 Miliar, Jokowi: Air Kunci Tercapainya Kedaulatan Pangan

Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi berada dibawah tanggung jawab Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR dengan kontrak tahun jamak hingga tahun 2023 senilai Rp556 miliar dengan kontraktor pelaksana PT. Brantas Abipraya- PT Sacna- dan PT. BRP (KSO).

Menteri Basuki menambahkan saat ini juga telah dimulai pembangunan intake Sungai Sepaku berkapasitas 3,34 m3/detik dengan daerah layanan Kota Balikpapan dan rencana Instalasi Pengolahan Air (IPA) di sekitar Sepaku. Pekerjaannya dilaksanakan dari tahun 2021 hingga 2023.

Baca Juga: Presiden Jokowi Nikmati Pemandangan Bendungan Ladongi Sambil Dayung Perahu

Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap agar Bendungan Sepaku Semoi dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

"Semoga Bendungan Sepaku Semoi akan memberikan sumber kehidupan dan mendorong kesejahteraan rakyat dengan kualitas air yang baik dan sehat," sambung Menkeu Sri Mulyani.

Selain itu, pada tahun 2020 juga telah dilaksanakan studi kelayakan rencana pembangunan Bendungan Batu Lepek dengan potensi untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar 5.000 liter/detik.

Selanjutnya pada tahun 2021 juga telah dilaksanakan studi kelayakan rencana pembangunan Bendungan Selamayu dengan potensi air baku sebesar 3.950 liter/detik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini