Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana Palu Masih Terkendala Lahan

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Minggu 09 Januari 2022 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 09 470 2529511 pembangunan-hunian-tetap-pascabencana-palu-masih-terkendala-lahan-BZJlGaOMeu.jpeg Pembangunan hunian tetap terkendala lahan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pembangunan hunian tetap (huntap) sebagai percepatan pemulihan pascabencana Provinsi Sulteng di Palu masih kalut akan ketersediaan lahan.

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin didampingi Wakil Menteri (Wamen) PUPR John Wempi Wetipo pun melakukan rapat koordinasi percepatan pemulihan pascabencana tersebut mencari solusinya, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga: Arahan Langsung Jokowi, 398 Sarhunta di Mandalika Siap Jadi Akomodasi WSBK dan MotoGP

Mengutip akun Instagram resmi @kemenpupr, Wamen Wempi menyebut pembangunan huntap di Tondo 2 sedianya dilaksanakan pada 2021 lalu. Namun, saat ini masih dalam proses penyediaan lahan.

Baca Juga: Makin Numpuk, 230 Juta Penduduk Akan Tinggal di Perkotaan pada 2045

"Kami mohon pada pemerintah daerah untuk memediasi warga terkait clearing lahan di Tondo 2. Tadi Wapres menyatakan kalau tidak clear sampai akhir Februari 2022, maka pembangunannya akan dialihkan ke Pombewe," sebutnya.

Meski begitu, pembangunan huntap dapat dimulai dengan target pengerjaan satu tahun jika Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dapat menyelesaikan permasalahan ini.

Usai rapat koordinasi pembangunan huntap, agenda Wapres dan Wamen PUPR dilanjutkan dengan peninjauan lokasi kawasan huntap Tondi 1 dan penanaman pohon pada lokasi pembangunan Tondo 2.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini