Rumah Tapak dan Pergudangan Tetap Menarik di 2022

Antara, Jurnalis · Selasa 11 Januari 2022 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 470 2530384 rumah-tapak-dan-pergudangan-tetap-menarik-di-2022-Im8wEuOP8F.jpeg Rumah tapak dan pergudangan masih menjadi daya tarik tahun ini (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sejumlah properti seperti rumah tapak, pergudangan logistik dan data center menjadi daya tarik dalam pasar properti tahun ini. Konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL) menilai sektor properti masih menarik bagi investor lokal maupun asing.

"Rumah tapak, pergudangan logistik dan data center diperkirakan akan tetap menarik pemain lokal maupun asing karena potensi sosioekonomi yang dimiliki oleh Indonesia," kata Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim dilansir dari Antara, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga: Generasi Milenial Jadi Incaran Pengembang Properti di 2022

Yunus mengatakan bahwa secara umum pihaknya menatap pasar properti pada 2022 dengan optimistis, namun tetap waspada mengingat ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi.

"Pasar properti diharapkan dapat berangsur-angsur mulai pulih jika dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.

Baca Juga: Ini Peluang Industri Properti 2022, dari Apartemen hingga Perkantoran

Sebelumnya JLL memprediksikan properti masih menjadi investasi unggulan di Indonesia pada 2022 dengan Return Of Investment (ROI) di atas empat persen per tahun.

Sektor hunian dengan sub sektor rumah tapak masih mendapat tempat di kalangan masyarakat terutama dari keluarga muda atau milenial. JLL memprediksikan ROI untuk properti tersebut bisa empat persen per tahun.

Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim mengatakan bahwa di tengah maraknya berbagai produk investasi seperti emas, saham, reksadana, deposito hingga barang bermerek (branded), investasi properti rumah tapak masih sangat diminati.

Alasan kondisi ekonomi stabil, risiko yang minim, harga jual yang terus meningkat, hingga Return of Investment (ROI) yang menguntungkan menjadi pertimbangan membeli rumah tapak.

Selain itu, dukungan pemerintah berupa insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga Juni 2022 juga menjadi pertimbangan bagi masyarakat membeli rumah tapak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini