Share

4 Fakta Pekerja Menanti Pencairan BLT Subsidi Gaji 2022

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Senin 17 Januari 2022 05:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 320 2532220 4-fakta-pekerja-menanti-pencairan-blt-subsidi-gaji-2022-xbUMQduf8m.jpg Menanti BLT Subsidi Gaji 2022. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pencairan BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) di 2022 masih dinantikan oleh pekerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) belum dapat memastikan penyaluran bantuan ini.

BLT subsidi gaji adalah bantuan sebesar Rp1 juta yang bertujuan untuk membantu pekerja/buruh yang terdampak kebijakan PPKM.

Jika tak ada perubahan yang harus dipenuhi oleh pekerja antara lain WNI, memiliki kartu peserta BPJS, bekerja di wilayah Indonesia, memiliki gaji maksimal Rp3,5 juta, dan bekerja di sektor prioritas.

Baca Juga: Jelang Pembukaan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 23, Ternyata 63% Peserta Lulusan SMA

Berikut Okezone telah merangkum 4 fakta terkait pekerja terus menanti pencairan BLT subsidi gaji 2022, Jakarta, Senin (17/1/2022):

1. Masih Menunggu Keputusan Komite PEN

Direktur Jenderal PHI Kementerian Ketenagakerjaan Indah Putri Anggoro mengatakan belum ada keputusan pasti mengenai kabar ini. Dia mengatakan, Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berwenang memutuskannya.

"Keputusan di Komite PEN," kata Indah Putri Anggoro kepada Okezone, di Jakarta.

2. Bantu Pekerja Se-Indonesia

BLT subsidi gaji sebenarnya banyak dinantikan para pekerja. Pasalnya, dinilai sangat membantu jutaan pekerja/buruh Indonesia yang kehilangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Simak! Daftar Bansos yang Dicairkan Jokowi Tahun Ini, Ada BLT PKL Rp1,2 Juta

Bagi pekerja di seluruh wilayah Indonesia berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk menerima bantuan sepanjang memenuhi persyaratan lainnya.

3. Anggaran PEN Rp414,1 Triliun

Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk program PEN mencapai Rp414,1 triliun. Dan telah disediakan untuk klaster perlindungan sosial (Perlinsos) sebesar Rp154,8 triliun.

"Di tahun 2022 ini, alokasi program PEN yang akan kami dorong yaitu Rp414,1 triliun," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Refleksi Capaian 2021 dan Outlook Ekonomi 2022 di Jakarta.

4. Tidak Ada Didaftar PEN 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi) setujui empat program baru dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022. Meski begitu, BLT subsidi gaji tidak termasuk ke dalam empat program itu.

Keempat program baru dalam PEN 2022 tersebut antara lain, subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR), perluasan serta percepatan penyaluran program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW).

Ada juga insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) untuk perumahan dan insentif pajak penjualan barang mewah (PPnBM) DTP untuk otomotif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini