Share

Kasus Omicron Terus Naik, Menko Airlangga Ingatkan Hal Ini

Anggie Ariesta, Jurnalis · Minggu 16 Januari 2022 18:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 320 2533051 kasus-omicron-terus-naik-menko-airlangga-ingatkan-hal-ini-YYowSJMpgz.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone.com/Kemenko Perekonomian. (Foto: Okezone.com/Kemenko)

JAKARTA- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat perkembangan Covid-19 di luar wilayah Jawa-Bali meningkat. Merebaknya varian Omicron, Airlangga berpesan bahwa masyarakat harus bersiap-siap dengan puncak kasus yang diperkirakan datang 40 hari ke depan.

"Selanjutnya terkait varian omicron tadi sudah disampaikan, saya hanya memberi catatan bahwa masyarakat perlu bersiap-siap dan juga perlu terus menjaga protokol dan karena puncak dari kasus ini diperkirakan masih akan terus berbasis berbagai negara dalam 40 hari kedepan," ujar Menko Airlangga dalam Keterangan Pers Menteri terkait Hasil Ratas Evaluasi PPKM, Minggu (16/1/2022).

Baca Juga: Gawat! Menkes Sebut Kasus Omicron Naik Sangat Tinggi dan Cepat Beberapa Minggu ke Depan

Jika dilihat dari jumlah kasus aktif dari 8 sampai 15 Januari 2022 dari 8.683 kasus kontribusi luar Jawa Bali sebanyak 194 kasus atau 23%.

"Kemudian dari jumlah kematian juga terkait per tanggal 15 diluar jawa bali ada 69, transmisi lokal 66, imported case 3," katanya.

Baca Juga: Jumlah Kasus Omicron Naik, Menko Luhut Minta Kantor Tak Masuk 100%

Terkait dengan perpanjangan penerapan PPKM diluar Jawa-Bali, Menko Airlangga mengatakan kriterianya berdasarkan level assessment dan juga capaian vaksinasi yang dosisnya pertama dibawah 50% kenaikan satu level sehingga perpanjangan dilakukan 14 hari kedepan yaitu 13-18 Januari 2022.

Dengan komposisi jumlah kabupaten/kota PPKM Level 1 menjadi 238 kabupaten/kota, meningkat dari yang lalu 227, kabupaten/kota Level 2 turun menjadi 138 kabupaten/kota dari 148 kemarin karena mereka sudah bergeser ke Level 1 dan dengan PPKM Level 3 tinggal 10 kabupaten/kota dan di Level 4 nihil kabupaten/kota.

"Selanjutnya kami juga akan menyampaikan terkait dengan arahan bapak presiden bahwa terkait dengan vaksin itu dipersiapkan baik itu vaksin merah putih maupun vaksin yang berproduksi di dalam negeri, dimana ini tentunya akan dipersiapkan untuk pertengahan tahun ini atau yang diperkirakan di semester II," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini