Share

Tax Amnesty Jilid II, Harta yang Terungkap Rp3 Triliun

Antara, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 320 2533820 tax-amnesty-jilid-ii-harta-yang-terungkap-rp3-triliun-mEpyPqMoR2.jpg Tax amnesty jilid II (Foto: Antara)

JAKARTA - Harta bersih yang dilaporkan dalam Tax Amnesty jilid II atau Program Pengungkapan Sukarela (PPS) mencapai Rp3 triliun sampai 17 Januari 2022. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat jumlah harta yang dilaporkan bertambah hampir Rp1 triliun sejak 13 Januari 2022.

Nilai tersebut terdiri dari laporan harta bersih dalam negeri dan repatriasi sebesar Rp2,31 triliun, harta yang diinvestasikan dalam Surat Berharga Negara sebesar Rp242,4 miliar, dan harta di luar negeri sebesar Rp451,83 miliar, sebagaimana dikutip dari laman resmi PPS Ditjen Pajak di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: Ikut Tax Amnesty Jilid II, 3.737 Wajib Pajak Laporkan Harta Rp2,33 Triliun

Pelapor tercatat telah mencapai 4.937 Wajib Pajak dengan nilai Pajak Penghasilan (PPh Final) terkumpul sebesar Rp451,83 miliar.

Wajib Pajak pun masih dapat melaporkan harta yang belum terlaporkan secara sukarela melalui aplikasi pengungkapan dan pembayaran https://pajak.go.id/pps 24 jam dalam 7 hari sampai 30 Juni 2022.

Baca Juga: Pengungkapan Harta Tax Amnesty Jilid II Tembus Rp1,04 Triliun

β€œKita coba memberikan kemudahan dengan saluran penyampaiannya kita lakukan secara online,” kata Dirjen Pajak Suryo Utomo, beberapa waktu lalu.

Suryo juga mengatakan untuk Wajib Pajak yang mengalami kesulitan, DJP menyediakan helpdesk PPS yang tersedia di seluruh unit vertikal DJP.

Apabila Wajib Pajak kesulitan namun tidak bisa datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak, DJP menyediakan saluran-saluran non tatap muka, yaitu helpdesk online melalui Whatsapp dengan nomor 081156-15008 dan Kring Pajak 1500-008 pada Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB.

Tidak hanya itu, semua saluran informasi DJP lainnya yang telah ada selama ini tetap dapat dimanfaatkan, seperti live chat www.pajak.go.id, email melalui informasi@pajak.go.id, dan twitter @kring_pajak.

Lebih lanjut, mengingat PPS hanya diselenggarakan dalam enam bulan, DJP akan mengingatkan Wajib Pajak secara berkala melalui berbagai saluran, seperti iklan di media massa dan media sosial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini