Share

ROTI Emiten Milik Miliarder Anthony Salim Bakal Buyback Saham Rp374 Miliar

Kamis 20 Januari 2022 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 278 2535064 roti-emiten-milik-miliarder-anthony-salim-bakal-buyback-saham-rp374-miliar-Vcwq38pJkg.jpg Nippon Indosari Buyback Saham. (Foto: Okezone.com/Eko Purwanto)

JAKARTA - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham periode 4 sebanyak 220 juta saham atau setara dengan Rp374 miliar. Emiten milik milik Miliarder Anthony Salim ini pun igni menjaga pertumbuhan dan likuiditas harga saham di pasar.

Direktur Nippon Indosari Corpindo Arlina Sofia mengatakan, buyback saham dilakukan dengan harapan dapat menstabilkan harga saham ROTI ditengah kondisi pasar yang sedang fluktuatif.

”Aksi ini juga diharapkan memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola modal jangka panjang dimana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika perseroan memerlukan penambahan modal,” jelasnya, dikutip dari Harian Neraca, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Jualan Roti, Emiten Milik Miliarder Anthony Salim Untung Rp209,7 Miliar

Dalam aksi tersebut, perseroan membatasi harga pembelian saham maksimal Rp1.700 per saham. Dengan demikian, ROTI akan merogoh kocek sebesar Rp374 miliar untuk membeli sebanyak 220 juta saham.

Pelaksanaan buyback tidak akan mempengaruhi pendapatan perseroan maupun juga laba. Kemudian sesuai dengan peraturan yang berlaku, buyback akan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 3 bulan, terhitung mulai tanggall 21 Januari hingga 20 April 2022.

Baca Juga: Jualan Roti, Nippon Indosari Kantongi Penjualan Rp1,5 Triliun

Perseroan, disampaikan Arlina akan menggunakan jasa perantara efek yakni PT BCA Sekuritas sebagai perusahaan efek yang akan melakukan transaksi pembelian kembali saham. Saat ini harga saham dari Nippon Indosari Corpindo tercatat meningkat 10 poin atau 0,76% ke level Rp1.320 per saham dari sebelumnya dibuka pada level Rp1.310 per saham.

Sementara RHB Sekuritas merevisi naik target laba bersih Nippon Indosari tahun 2021 dari Rp252 miliar menjadi Rp290 miliar. Begitu juga dengan perkiraan tahun 2022 direvisi naik dari Rp281 miliar menjadi Rp372 miliar dibandingkan tahun 2020 sebanyak Rp217 miliar. Sedangkan perkiraan pendapatan perseroan tahun 2021 dipertahankan sebesar Rp3,29 triliun.

Revisi naik hanya dilakukan untuk target kinerja keuangan perseroan tahun 2022 dari Rp3,53 triliun menjadi Rp3,79 triliun dibandingkan raihan tahun 2020 senilai Rp3,21 triliun. Tim riset RHB Sekuritas menyebutkan, kenaikan harga jual produk bersamaan dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi akan berimbas terhadap volume penjualan produsen Sari Roti ini.

Kedua faktor tersebut akan menjadikan tingkat pertumbuhan kinerja keuangan perseroan lebih baik dibandingkan perkiraan semula. Nippon Indosari sebelumnya telah menaikkan rata-rata harga jual produk sebesar 10% untuk periode November 2021-Februari 2022, khususnya produk unggulan perseroan. Kenaikan harga jual tersebut akan berimbas terhadap peningkatan margin kotor perseroan ke level 56% pada 2022, apalagi harga beberapa komoditas cenderung normal.

Asal tahu saja, perseroan sebelumnya mengeluarkan dana hingga Rp480 miliar untuk melakukan aksi buyback saham sebanyak 300 juta saham. Dalam buyback periode 3, ROTI membatasi harga pembelian saham tersebut sebesar Rp1.600 per saham.

Aksi korporasi ini dilakukan terhitung mulai 21 Oktober 2021 hingga 20 Januari 2022. Adapun dana yang digunakan bersumber dari kas internal yang berasal dari kegiatan operasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini