Share

Targetkan Kredit UMKM 30% di Bank Tahun 2024, Jokowi: Jangan Dipersulit!

Dita Angga R, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 320 2535043 targetkan-kredit-umkm-30-di-bank-tahun-2024-jokowi-jangan-dipersulit-5lIJYOrXCS.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa 99,9% pelaku usaha di Indonesia merupakan pelaku UMKM. Menurutnya meskipun jumlahnya besar porsi kredit di perbankan masih belum berubah.

“Masih ada di kisaran, ini sekali lagi ini sudah mungkin tiga, empat kali saya sampaikan di kisaran 20% saja,” katanya saat membuka pertemuan tahunan Industri Jasa Keuangan di Istana Bogor, Kamis (20/1/2022).

Dia mengatakan bahwa target di tahun 2024 porsi kredit untuk UMKM di perbankan diharapkan bisa mencapai 30%. Dimana untuk mencapai angka tersebut Jokowi mengatakan tidak bisa hanya mengandalkan pertumbuhan alamiah saja.

Baca Juga: Jokowi Kantongi Nama Calon Pimpinan Ibu Kota Baru, Ahok?

Menurutnya perlu sebuah terobosan yang harus dimulai dari sekarang. Salah satunya dengan tidak mempersulit akses permodalan bagi UMKM.

“Diperlukan strategi yang harus dijalankan dengan terobosan2 dari sekarang dan diikuti oleh aksi-aksi yang serius, yang konsisten dan berkelanjutan. Tidak boleh lagi ada ada cerita misalnya akses yang, akses kredit yang sulit, akses pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor informal yang sulit, UMKM yang kesulitan mengakses permodalan, koperasi yang sulit mengakses permodalan,” paparnya.

Baca Juga: Jokowi Minta Anak Muda RI Ambil Peran dalam Ekonomi Digital

Jokowi menilai akses perlu dipermudah untuk mengembangkan UMKM Indonesia.

“Ini harus bisa kita permudah dan bisa kita percepat. Sehingga memberikan peluang yang lebih besar bagi generasi muda yang memulai usaha dan juga UMKM, untuk mengembangkan usaha atau memperbesar skala usahanya,” tuturnya.

Dia mengatakan bahwa UMKM bisa menjadi komponen penting untuk memulihkan perekonomian. Selain itu juga bisa berperan mengatasi persoalan bottleneck supply chain akibat tingginya tren kenaikan permintaan yang belum mampu dipenuhi oleh para pemasok,karena rantai pasok global belum pulih 100%

“Keberhasilan UMKM bertransformasi di masa pandemi bisa menjadi modal awal yang penting untuk membawa mereka naik kelas ke tingkat, ke level yang lebih tinggi dan menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi yang sedang kita lakukan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini