Share

Pemerintah Tegaskan Pelaksanaan G20 Tetap di Bali

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 320 2535146 pemerintah-tegaskan-pelaksanaan-g20-tetap-di-bali-Ps8KHjhx8z.jpg Pelaksanaan G20 tetap di Bali (Foto: Freepik)

JAKARTA – Pemerintah menegaskan pelaksanaan G20 tahun ini tetap di Bali. Hanya saja ada perubahan lokasi salah satu event pelaksanaan Finance Track G20.

"Pemindahan dari Bali ke Jakarta ini hanya bertukar waktu dengan rencana pelaksanaan 2nd FMCBG di bulan Juli 2022 yang rencana semula di Jakarta, akan dialihkan ke Bali," kata Sekretaris I Panitia Pelaksanaan Pertemuan G20 Bidang Logistik Rudy Rahmaddi di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Kembangkan Metaverse di G20, RI Gandeng Facebook dan Microsoft

Dia menekankan Bali sebagaimana diputuskan Bapak Presiden, tetap menjadi venue utama penyelenggaraan serangkaian pertemuan G20 yang sudah dimulai pada bulan Desember 2021 yang lalu.

"Kami dari penyelenggara G20 jalur Finance terus berupaya yang terbaik untuk menyelenggarakan pertemuan G20 dengan senantiasa memantau secara ketat perkembangan situasi pandemi yang sangat dinamis dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dengan selalu mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat," katanya

Baca Juga: Labuan Bajo Jadi Venue Side Event G20, Kemenparekraf Singgung Suvenir Tamu Negara

Dia menekankan yang saat ini diputuskan untuk dipindahkan dari Bali ke Jakarta hanya dua pertemuan yaitu kedua FCBD (Finance and Central Bank Deputy) dan FMCBG (Finance Minister Central Bank Governor) yang dijadwalkan pada tanggal 15-18 Februari 2022.

"Hal ini sejalan dengan preferensi para delegasi G20 yang lebih memilih Jakarta karena pertimbangan risiko transit Jakarta-Bali yang tinggi seiring dengan meningkatnya paparan Omicron," tandasnya

Sebelumnya, beredarnya surat Sekretaris I Panitia Pelaksanaan Pertemuan G20 Bidang Logistik nomor S-3/G.20.33/2022 tanggal 19 Januari 2022 perihal penyampaian informasi pemindahan lokasi kegiatan G20 di media dan masyarakat.

Surat tersebut merupakan komunikasi panitia dengan para pemangku kepentingan di Bali sebagai bagian dari koordinasi rutin dalam rangka penyiapan pertemuan G20.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini