Share

Sandiaga Uno Incar 3,6 Juta Wisman

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 320 2535251 sandiaga-uno-incar-3-6-juta-wisman-cbbhJSQYtP.jpeg Kemenpar Targetkan 3,6 Juta Kunjungan Wisman Tahun Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kemenparekraf menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 1,8 juta-3,6 juta. Adapun nilai devisa pariwisata yang ditargetkan mencapai USD470 juta–USD 1,7 miliar.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, dalam mencapai target devisa di sektor pariwisata dibutuhkan variabel penting dalam quality tourism adalah penyediaan infrastruktur pariwisata yang memadai.

Baca Juga: Bangun Sirkuit Rally di Jembrana, Menparekraf Incar Banyak Sport Tourism Event di Bali

"Wisatawan tentu akan membelanjakan dananya (spending) lebih besar untuk suatu destinasi yang berkualitas, baik dari segi 3A (atraksi, akses dan amenitas) maupun infrastruktur pendukungnya," kata Sandiaga Uno di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Menurut Menparekraf, jika dilihat sisi positifnya, pandemi justru mempercepat perubahan paradigma pembangunan pariwisata dari Quantity Tourism menjadi Quality and sustainable Tourism sebagaimana arahan Presiden pada tahun 2019.

Baca Juga: Kemenparekraf Perkuat Pemasaran Homestay Masyarakat di Borobudur

“Kita menekankan kepada prinsip sustainable tourism yang bergantung pada apa yang kita tawarkan kepada para wisatawan sesuai tren pariwisata kedepan yaitu more personalized, customized, localized dan smaller in size,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, dari sisi nilai tambah ekonomi kreatif ditargetkan 2022 dapat mencapai Rp1.236 triliun. Untuk nilai ekspor produk kreatif ditargetkan mencapai USD21,28 Miliar. Sedikit lebih baik dari perkiraan capaian tahun 2021 sebesar USD20,48 Miliar.

“Dampak dari pertumbuhan itu tentunya akan memperluas jumlah lapangan kerja pada sektor parekraf. Tahun 2022 ini kita menargetkan akan tercipta 400 ribu lapangan kerja baru yang berkualitas di sektor pariwisata. Sementara di ekonomi kreatif akan tumbuh lebih dari 600-700 ribu lapangan kerja yang ditopang oleh sektor unggulan yakni kuliner, kriya, dan fashion,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini