Share

Temukan Harga Minyak Goreng di Atas Rp14.000/Liter? Lapor ke Sini!

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 320 2535275 temukan-harga-minyak-goreng-di-atas-rp14-000-liter-lapor-ke-sini-HqGflta1Wn.jpg Harga Minyak Goreng Rp14.000 (Foto: MPI)

JAKARTA - Masyarakat diminta melaporkan jika menemukan harga minyak goreng di atas Rp14.000 per liter.

Saat ini pemerintah telah menyediakan harga minyak goreng satu harga yakni dijual Rp14.000 per liter di seluruh Indonesia. Jika ada yang main-main dengan harga minyak goreng, masyarakat bisa melaporkan hal tersebut.

Pemerintah terus melakukan pemantauan secara ketat terkait implementasi minyak goreng satu harga Rp14.000 di seluruh ritel modern di 34 provinsi.

Jika ditemukan produsen atau perusahaan minyak goreng yang menjual di atas harga Rp14.000 per liter akan dikenakan sanksi.

Baca Juga: 5 Fakta Harga Minyak Goreng Rp14.000 di Seluruh Indonesia

Kementerian Perdagangan menyiapkan kontak pengaduan dengan membuka hotline khusus. Yakni dapat melalui pesan instan Whatsapp 0812 1235 9337, surel hotlinemigor@kemendag.go.id, atau konferensi video Zoom dengan ID 969 0729 1086 (password: migor).

"Masyarakat dapat mengadukan permasalahan di lapangan ke saluran yang disediakan," kata Menteri Perdagangan M Lutfi dalam siaran pers, Kamis (20/1/2022).

“Kami siap membantu seluruh pihak demi kelancaran implementasi kebijakan minyak goreng kemasan satu harga. Silakan apabila mengalami kendala atau mau menyampaikan keluhan, dapat langsung menghubungi hotline yang kami sediakan,” tambahnya.

 

Mendag juga memastikan minyak goreng kemasan satu harga akan ada di pasar rakyat dan pasar-pasar tradisional. Saat ini, Kemendag masih memberikan waktu selama sepekan sejak penetapan minyak goreng kemasan satu harga pada Rabu, 19 Januari 2022, baik kemasan plastik maupun kemasan jeriken.

“Penyediaan minyak goreng kemasan melalui ritel merupakan tahap awal, selanjutnya kami akan memastikan minyak goreng kemasan Rp14.000 per liter tersedia di pasar tradisional di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Mendag menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan implementasi kebijakan mulai dari produsen, gerai ritel, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan dinas yang membidangi perdagangan di seluruh Indonesia serta seluruh kementerian dan lembaga terkait.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini