Share

Kata Ketua OJK soal Perselisihan Nasabah Unit Link dengan Perusahaan Asuransi

Athika Rahma, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 19:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 320 2535372 kata-ketua-ojk-soal-perselisihan-nasabah-unit-link-dengan-perusahaan-asuransi-TnbgNK675q.jpg OJK buka suara soal industri asuransi (Foto: Reuters)

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti berbagai masalah di industri asuransi, termasuk sengketa nasabah unit link dengan perusahaan asuransi. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, perselisihan antara nasabah dan perusahaan adalah hal yang biasa terjadi di industri. Pihaknya memastikan konflik tersebut dikelola dengan baik agar tidak mempengaruhi sektor jasa keuangan secara keseluruhan.

"Dalam sejarah saya sudah 35 tahun lebih di sektor ini, selalu ada saja hal-hal kecil yang mana tidak material, baik dari jumlah maupun kompleksitasnya. Itu biasanya karena ada dispute antara nasabah dengan jasa keuangan, yang mana itu biasa," ujar Wimboh dalam konferensi pers Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2022, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: OJK Ramal Kredit Perbankan Tumbuh 7,5% pada 2022

Lanjutnya, OJK pun akan memberi fasilitas mediasi agar pihak yang bersengketa dapat menemukan jalan keluar. Jika tidak mencapai titik temu, terdapat penyelesaian lewat Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK), yang jika masih gagal juga, kasus bisa di bawa ke pengadilan.

"Itu kami kelola dengan baik, kita duduk bersama supaya ada solusi," katanya.

Baca Juga: 30% Kredit Perbankan Disalurkan ke UMKM di 2024

Menurutnya, memang tidak ada penyelenggaraan jasa keuangan yang sempurna. Namun, jika ada kesalahan dari pihak tertentu, hal itu tidak bisa mencerminkan kinerja industri secara keseluruhan.

"Tolong ini dipandang objektif, jangan dianggap semua begitu. Itu sebagian kecil, dan kami bisa menangani," ujarnya.

Adapun, isu sengketa antara nasabah dan perusahaan asuransi ini mencuat saat sejumlah nasabah asuransi unit link Prudential melakukan aksi demonstrasi dengan menginap di depan kantor perusahaan di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/1) lalu.

Para nasabah yang mengaku menjadi korban dari produk asuransi unit link Prudential itu, mengatakan aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pengembalian dana premi mereka secara utuh. Para nasabah menyatakan akan terus melakukan aksi menginap hingga Prudential mengembalikan dana mereka sepenuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini