Share

Jadikan Perusahaan Nomor 1 Terbaik di Dunia, Ini Tips Sukses dari CEO Walmart

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 455 2535265 jadikan-perusahaan-nomor-1-terbaik-di-dunia-ini-tips-sukses-dari-ceo-walmart-UlGDDhTZtt.jpg Kisah sukses Walmart (Foto: Reuters)

JAKARTA – CEO Walmart Doug McMillon mengalami banyak rintangan untuk membuat perusahaannya berjaya. Melansir Fortune, McMillon mengatakan bahwa menghadapi masalah sosial politik yang kompleks adalah bagian beban dan tanggung jawab dalam menjalankan salah satu perusahaan papan atas dunia.

Meskipun Walmart dengan mudah menduduki peringkat 1 daftar Fortune Global 500 dengan pendapatannya sebesar USD514 miliar. Hal itu bukan berarti tanpa perjuangan.

Baca Juga: Walmart Potong Cuti Berbayar bagi Pekerja Positif Covid-19

Dari kasus penembakan hingga masalah sosial politik telah dia lewati. Tetapi hingga kini, dengan 2,2 juta rekanan di seluruh dunia, Walmart berhasil menjadi perusahaan non-pemerintah terbesar di dunia.

McMillon telah menghabiskan seluruh kariernya di dunia retail besar. Tetapi ketika naik ke jabatan setengah tahun yang lalu, dia justru mendapati perusahaannya menjadi sedikit kacau.

Baca Juga: Kisah Pria Untung Besar dari Walmart dan Amazon

Kemudian dia menyimpulkan bahwa perlu berinvestasi dalam tenaga kerjanya untuk meningkatkan kualitas dan retensi perusahannya.

Walmart satu-satunya perusahaan yang dinobatkan ke daftar Fortune's Change the World dalam setiap lima tahun. Di masa lalu, Walmart telah masuk ke dalam daftar terutama untuk kepemimpinannya dalam menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan.

Saat ini, Walmart membangun fondasi dengan inisiatif 'Live Better U' yang diluncurkan oleh perusahaannya dan bermitra dengan Guild Education untuk meluncurkan program tersebut. Sekitar 6.000 karyawan Walmart sudah aktif dan terdaftar di sekolah melalui program ini, dan 4.000 lainnya mendaftar untuk memulai musim gugur ini.

Sebagian dari idenya adalah bahwa mereka akan memiliki keterampilan dan ketahanan untuk beradaptasi ketika ekonomi berkembang.

β€œAnda harus bisa mengelola perubahan. Anda harus dapat mempelajari tugas-tugas baru," kata McMillon.

"Beberapa orang akan pergi ke luar perusahaan setelah menerima pelatihan itu, dan itu tidak masalah bagi kami," lanjutnya.

Dari perspektif McMillon, Live Better U adalah bagian dari sebuah upaya jangka panjang untuk memastikan bahwa Walmart terus menjadi organisasi "belajar". Pembelajaran semacam itu bertujuan untuk membangun ketahanan, baik ekonomi maupun emosional, yang dapat mempersiapkan tenaga kerjanya untuk apa pun yang terjadi selanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini