Share

10 Prinsip Jadi Pemimpin Hebat Ala Bob Iger

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 21 Januari 2022 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 455 2535765 10-prinsip-jadi-pemimpin-hebat-ala-bob-iger-8nAd4WmLcJ.jpg Mantan CEO Walt Disney Bob Iger (Foto: Forbes)

JAKARTA – Mantan CEO The Walt Disney Company, Bob Iger menghasilkan USD66 juta per tahun atau setara Rp943,8 miliar (kurs Rp14.300 per USD). Akan tetapi, mencapai masa-masa sukses bukan hal mudah untuk dirinya.

Di mana sejak usia 13 tahun, Iger harus bekerja serabutan untuk menghidupi diri sendiri. Pria asal Long Island ini juga harus menjadi seorang remaja yang bekerja sebagai petugas kebersihan di distrik sekolahnya.

Iger pun memuji ayahnya yang sudah mendorongnya untuk bekerja keras dan tetap produktif sejak kecil. Dari sana, Iger belajar satu atau dua hal tentang apa yang diperlukan supaya karier terus naik dan tetap bisa bertahan.

Baca Juga: Tokoh Ekonomi yang Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh Dunia

Lantas bagaimana cara Iger memimpin tim sehingga bisa mencapai kesuksesan? Berikut 10 prinsip jadi pemimpin hebat menurutnya.

1. Optimisme

Iger menulis bahwa menjadi dan tetap positif adalah salah satu kualitas terpenting yang dapat dimiliki seorang pemimpin. Menurut dia, tidak ada pegawai yang berpikiran pesimis. Jadi optimisme adalah tentang memercayai diri sendiri dan kemampuan karyawan saat bekerja.

2. Keberanian

Landasan pengambilan risiko dalam bisnis adalah keberanian. Iger mengatakan bahwa kita jangan berkecimpung dalam bisnis dengan bermain aman. Jadilah pebisnis yang menciptakan kemungkinan untuk kebesaran perusahaan.

Baca Juga: Pengakuan Bob Iger soal Disney Akuisisi Fox dan Potensi PHK 4.000 Karyawan

3. Fokus

Iger mengatakan focus sangat penting untuk mengalokasikan waktu, energi dan sumber daya untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan yang paling penting. Jadi sebagai seorang pemimpin sangat penting untuk menyampaikan apa yang menjadi prioritas kamu dengan jelas dan berulang kali ke tim. Selain itu, Iger memperingatkan agar ambisi tidak lebih maju dari peluang dan tanggung jawab saat ini.

4. Ketegasan

Betapa sulitnya keputusan, seorang pemimpin harus bisa tepat waktu. Keragu-raguan dan kontraproduktif sangat merusak moral saat kerja.

5. Rasa Ingin Tahu

Iger mengatakan memiliki rasa ingin tahu yang mendalam memungkinkan ditemukan pada orang lain, tempat, dan gagasan baru. Keingintahuan membantu para pemimpin mendapatkan kesadaran dan pemahaman tentang pasar dan dinamika yang terus berubah.

6. Keadilan

Selalu sopan kepada orang lain, kata Iger. Setiap pemimpin harus memperlakukan semua orang dengan adil dan empati.

7. Perhatian

Iger mengatakan perhatian adalah salah satu unsur kepemimpinan yang baik yang paling diremehkan. Dia mengatakan perhatian adalah proses untuk mendapatkan pengetahuan sehingga ketika kamu memberikan pendapat atau membuat keputusan, kamu memiliki pengetahuan yang cukup untuk mendukungnya.

8. Keaslian

Iger mengatakan kamu tidak boleh memalsukan apapun dan penting untuk selalu tulus dan jujur. Dia mendorong para pemimpin untuk mengambil tanggung jawab ketika mereka mengacau dan belajar dari kesalahan mereka.

9. Mengejar Perfeksionisme Tanpa Henti

Menurut Iger, Michael Eisner, mantan CEO Disney, pernah mengatakan kepadanya. "Jika kamu percaya bahwa sesuatu dapat dibuat lebih baik, lakukan upaya untuk melakukannya, dan bahwa manajemen mikro diremehkan.”

Berkeringat detail dapat menunjukkan kepada karyawan betapa kamu sangat peduli, kata Iger, tetapi pada sisi negatifnya, hal itu bisa melemahkan dan dianggap sebagai kurangnya kepercayaan pada orang-orang yang bekerja untuk kamu.

10. Integritas

Tidak ada yang lebih penting daripada kualitas dan integritas karyawan perusahaan dan produk-produknya, menurut Iger. Dia mengatakan keberhasilan setiap pemimpin besar bergantung pada penetapan standar etika yang tinggi untuk semua hal, besar dan kecil, dan pemimpin yang baik harus menuntut integritas dari orang-orang dan produk mereka setiap saat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini