Share

Ibu Kota Baru hingga 500.000 PNS Siap Dipindah, Cek 5 Faktanya

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 23 Januari 2022 05:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 22 470 2536190 ibu-kota-baru-hingga-500-000-pns-siap-dipindah-cek-5-faktanya-63FdJcPN7D.jpg Pemindahan ibu kota baru (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Ibu Kota Negara segera pindah dari DKI Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). Pemerintah pun menetapkan nama Ibu Kota Negara (IKN) baru, Nusantara.

Berikut fakta-fakta Ibu Kota Nusantara yang dirangkum di Jakarta, Minggu (23/1/2022).

1. Diberi Nama Nusantara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui Nusantara jadi nama ibu kota baru Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam rapat Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) dengan pemerintah di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Kadin: Jakarta Jadi Pusat Keuangan dan Perbankan

"Ini saya baru mendapatkan konfirmasi dan perintah langsung dari Bapak Presiden yaitu pada hari Jumat. Jadi sekarang hari Senin, hari Jumat lalu, dan beliau mengatakan ibu kota negara ini Nusantara," ujarnya.

Sebagai informasi, ibu kota baru RI berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Nama Nusantara ini dipilih bukan tanpa alasan.

"Nama Nusantara dipilih karena kata tersebut sudah dikenal sejak lama dan ikonik di internasional, mudah dan menggambarkan kenusantaraan kita semua, Republik Indonesia," ungkap Suharso.

Baca Juga: Dibangun di Atas Garis Patahan, Ibu Kota Baru Rawan Gempa?

2. Proyek Infrastruktur yang Pertama Dibangun

Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur segera dibangun. Infrastruktur dasar pun menjadi prioritas pembangunan IKN.

"Kalau perencanaan itu apapun untuk memulai suatu pembangunan infrastruktur, apalagi terkait pembangunan Ibu Kota Negara, maka pasti yang menjadi prioritas adalah infrastruktur dasar," ujar Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara Danis H Sumadilaga, dikutip dari Antara, di Jakarta.

Menurut Danis, infrastruktur sumber daya air menjadi infrastruktur dasar yang disiapkan untuk pembangunan IKN. Sumber daya air di IKN tentu saja memprioritaskan dua hal yakni bagaimana menyiapkan pengendalian potensi banjir melalui pembangunan drainase kawasan. Sedangkan prioritas keduanya memastikan bagaimana sumber air baku untuk IKN bisa terpenuhi secara bertahap.

3. Jadi PSN

Pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) karena manfaat pada pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan nasional, baik dalam jangka pendek, menengah maupun panjang.

"Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), yang sebelumnya sedikit tertunda karena fokus APBN lebih pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi," kata Febrio Kacaribu di Jakarta.

4. Harga Tanah di Ibu Kota Baru Melonjak 10 Kali Lipat?

Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor menyatakan bahwa areal lahan lokasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) merupakan tanah negara (tanah hutan produksi), sehingga tidak ada praktik jual beli tanah di lokasi IKN tersebut.

"Tapi kalau jual beli tanah di sekitar atau di luar lokasi pembangunan IKN mungkin saja ada, dan itu bagus. Artinya, masyarakat mendapatkan manfaat. Terkait harga tanah yang melonjak sampai 10 kali lipat, saya masih tidak percaya dan kemungkinan itu hanya isu dan permainan spekulan tanah," jelas Isran Noor dalam keterangan resmi diterima di Samarinda, Kamis.

Jika ada yang ingin berspekulasi di areal lahan yang akan digunakan untuk pembangunan IKN, tentu akan sia-sia dan hanya menghabiskan energi. Akan tetapi jika ingin berspekulasi di luar lahan pembangunan IKN dipersilahkan.

5. Siap-Siap 500.000 PNS Dipindah ke Kalimantan Timur

Ibu Kota Negara (IKN) segera dibangun di Kalimantan untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju. Dibangun dengan identitas nasional, IKN akan mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris, serta mempercepat Transformasi Ekonomi Indonesia.

Adapun, periode 2022-2024, dilakukan pembangunan infrastruktur utama seperti Istana Kepresidenan, Gedung DPR/MPR dan perumahan. Hal ini termasuk pemindahan Aparatur Negeri Sipil (ASN) kementerian dan lembaga (K/L) pusat tahap awal sebanyak 500 ribu.

"Meliputi pemindahan ASN tahap awal dan pembangunan dan beroperasinya infrastruktur dasar untuk 500 ribu penduduk tahap awal. Presiden akan merayakan ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-79 RI di IKN," tulis website IKN di Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini