Share

Saham Perdana Bangun Meroket 136%, BEI Pelototi KONI

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 278 2536719 saham-perdana-bangun-meroket-136-bei-pelototi-koni-zonPNRHG7y.jpg BEI Soroti Kenaikan Saham KONI. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) dalam radar pantauan BEI karena mengalami peningkatan harga yang tidak wajar yang masuk dalam kategori di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Emiten yang bergerak dalam bidang penjualan dan distribusi produk fotografi ini terhitung mengalami kenaikan cukup signifikan mulai 17 Januari 2022 yang saat itu berakhir di harga Rp1.165, setelah mengalami koreksi sebelumnya hingga Rp935. Selama lima hari perdagangan terakhir, KONI selalu ditutup di zona hijau dengan total penguatan sebesar 136,36% di Rp2.210.

Baca Juga: BEI Cermati Kenaikan Luar Biasa Saham KONI

Hingga perdagangan Senin (24/1/2022) pukul 09:39 WIB, KONI melesat 430 poin atau 19,46% di Rp2.640.

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham KONI yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal," demikian isi surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga: BEI Soroti Kenaikan Saham ZBRA

BEI mencatat perseoran pernah masuk dalam UMA pada 21 April 2021 atas aktivitas perdagangan. Adapun BEI juga sempat memberhentikan sementara KONI dalam rangka cooling down pada 23 April 2021 dan suspensi periodik pada 28 April - 5 Mei 2021.

Perseroan belum memberikan tanggapan terkait kenaikan harga. Adapun informasi terakhir yang diterbitkan perusahaan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia tercatat pada 7 Januari 2022 yang berkaitan soal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Dengan masuknya saham KONI ke dalam radar UMA, BEI meminta investor untuk terus mencermati kinerja perusahaan yang bersangkutan dalam keterbukaan informasi.

BEI juga meminta investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya.

BEI mengharapkan para investor untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini