Share

Selamat Tinggal LPG! Ini Gas Baru Buatan RI Bisa Dipakai untuk Masak

Athika Rahma, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 320 2536979 selamat-tinggal-lpg-ini-gas-baru-buatan-ri-bisa-dipakai-untuk-masak-p2uC89ILy2.jpg Proyek DME Gantikan LPG (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) groundbreaking proyek hilirisasi batu bara ke Dimetil Eter (DME) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan pada hari ini.

DME nantinya akan menggantikan peran LPG yang saat ini impornya sangat besar. Tercatat, impor LPG mencapai Rp80 triliun dan pemerintah menghabiskan Rp60 triliun hingga Rp70 triliun untuk subsidi LPG.

Lantas, sebenarnya apa DME itu? Mengutip laman Badan Litbang Kementerian ESDM, Senin (24/1/2022), DME memiliki kemiripan dengan komponen LPG, yaitu terdiri atas propan dan butana, sehingga DME bisa diterapkan serupa layaknya LPG.

 

Baca Juga: Jokowi: Impor LPG Gede Banget, Mungkin Rp80 Triliun Itu Juga Harus Disubsidi

DME berasal dari berbagai sumber, baik bahan bakar fosil maupun yang dapat diperbaharui. Dalam hal ini, pemerintah berupaya menggunakan batu bara untuk dijadikan DME.

DME merupakan senyawa bening yang tidak berwarna, ramah lingkungan dan tidak beracun, tidak merusak ozon, tidak menghasilkan particulate matter (PM) dan NOx, tidak mengandung sulfur, mempunyai nyala api biru, memiliki berat jenis 0,74 pada 60/60oF.

DME pada kondisi ruang yaitu 250C dan 1 atm berupa senyawa stabil berbentuk uap dengan tekanan uap jenuh sebesar 120 psig (8,16 atm). DME ini mempunyai kesetaraan energi dengan LPG berkisar 1,56-1,76 dengan nilai kalor DME sebesar 30,5 dan LPG 50,56 MJ/kg.

Pada awalnya DME digunakan sebagai sebagai solvent, aerosol propellant, dan refrigerant. Namun saat ini, DME sudah banyak digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, rumah tangga, dan genset.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini