Share

Mitrabahtera (MBSS) Raih Pinjaman Rp270 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 278 2537533 mitrabahtera-mbss-raih-pinjaman-rp270-miliar-Cpd9Dmo4i2.jpg Mitrabahtera Segara Sejati raih pinjaman (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) meraih fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp270 miliar untuk mendanai pengembangan bisnisnya. Fasilitas pinjaman ini untuk mendukung kegiatan investasi perusahaan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Baca Juga: Heboh 3 Direksi dan 5 Komisaris Kompak Mundur, Ini Penjelasan Mitrabahtera (MBSS)

Sekretaris Perusahaan Mitrabahtera Segara Sejati Emy Oktavia mengatakan, Mitrabahtera dan BCA menandatangani dua perjanjian pinjaman. Pertama adalah fasilitas kredit investasi sebesar Rp200 miliar dengan tenor lima tahun. Kemudian, fasilitas kredit lokal senilai Rp70 miliar dengan tenor satu tahun."Perjanjian fasilitas pinjaman ini disertai dengan pemberian jaminan hipotik atas kapal milik MBSS kepada BCA," jelasnya pada 21 Januari 2022.

Baca Juga: Indika Energy Jual 51% Sahamnya di Mitrabahtera (MBSS)

Jaminan tersebut adalah kapal tongkang dan kapal tunda. Selain itu, pemegang saham MBSS, yakni PT Galley Adhika Arnawarna juga memberikan jaminan penangguhan perusahaan kepada BCA dalam perjanjian pinjaman ini. Dengan adanya fasilitas pinjaman ini, perseroan bisa mendapatkan fasilitas perbankan dengan bunga kompetitif. Fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk keperluan investasi yang akan berdampak positif bagi kelangsungan usaha Mitrabahtera.

Hingga priode 30 Juni 2021, perseroan mencatat pendapatan sebesar USD33,38 juta atau naik dari pendapatan USD29,02 juta di periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laba kotor tercatat USD5,35 juta naik dari laba kotor USD1,50 juta. Laba sebelum pajak tercatat USD368,67 ribu usai mencatat rugi sebelum pajak USD4,46 juta tahun sebelumnya.

Kemudian, perseroan berhasil mencatatkan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar USD67,18 ribu dibandingkan rugi bersih USD4,34 juta tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai USD185,76 juta hingga periode 30 Juni 2021 turun dari total aset USD194,85 juta hingga periode 31 Desember 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini