Share

RI Punya 'Kulkas' Raksasa Simpan Ikan Kapasitas 300 Ton

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 320 2537329 ri-punya-kulkas-raksasa-simpan-ikan-kapasitas-300-ton-f6xTYccSTf.jpg Groundbreaking Gudang Beku di Indramayu. (Foto: Okezone.com/KKP)

JAKARTA — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun gudang beku berkapasitas 300 ton di Indramayu, Jawa Barat. Fasilitas ini dalam rangka mendorong penguatan sisi hilir dan perikanan Indonesia.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Artati Widiarti mengungkapkan, salah satu kegiatan hilirisasi yang sangat penting diantaranya konsolidasi atau pengumpulan ikan hasil tangkapan atau hasil panen melalui pembangunan sarana penyimpanan sarana baru.

Baca Juga: Sumber Kekayaan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Terkaya Berharta Rp1,9 Triliun

"Melalui pembangunan sarana penyimpanan sarana baru, kami telah melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung beku ikan berkapasitas 300 ton di TPI Karangsong Indramayu, Jawa Barat," ujar Artati Widiarti, Jakarta, Selasa (25/1/2022).

Program penangkapan ikan terukur yang tengah dijalankan KKP akan berjalan lancar apabila didukung oleh kegiatan di sektor hilir (hilirisasi) yang mampu menjamin ketersediaan dan keterjangkauan ikan bagi masyarakat.

Baca Juga: Perkuat Rantai Pasok, RI Bangun Gudang Beku hingga Pabrik Es

Demikian juga dengan program perikanan budidaya, yang diproyeksikan untuk memberikan potensi ekonomi yang besar dan menyerap tenaga kerja.

"Itulah kenapa kita perlu garap dengan serius bersama-sama, kami berharap, pemerintah daerah mampu memanfaatkan sarana yang disediakan secara kondusif, berkelangsungan dan berkelanjutan,”jelasnya.

Adapun pembangunan gudang beku ikan ini bertujuan antara lain untuk mengatasi kekurangan sarana penyimpanan di TPI Karangsong di mana sebelumnya hanya tersedia 1 gudang beku kapasitas 140 ton.

Selain itu, gudang beku menampung hasil tangkapan nelayan Karangsong yang merupakan pelabuhan pendaratan ikan terbesar di Indramayu dengan volume produksi mencapai 20-30 ton per hari serta menjaga kualitas mutu hasil tangkapan ikan nelayan.

"Gudang beku diharapkan juga menciptakan multiplier effect berupa penyerapan tenaga kerja dan peningkatan skala usaha nelayan, hingga pengolah dan pemasar hasil perikanan," katanya.

Dengan demikian, Kebutuhan gudang beku di Kabupaten Indramayu sekitar 1.000 ton, KKP berharap pembangunan ini menjadi stimulus supaya koperasi atau BUMD mampu membangun sendiri gudang beku untuk memenuhi kebutuhannya di Indramayu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini