Share

Adu Kekayaan Orang Terkaya RI Vs Afrika, Tukang Rokok Berharta Rp320 Triliun Kalahkan Pengusaha Semen

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 455 2537606 adu-kekayaan-orang-terkaya-ri-vs-afrika-tukang-rokok-berharta-rp320-triliun-kalahkan-pengusaha-semen-uRMpPEB1Zr.jpg Adu Kekayaan Orang Terkaya RI Vs Afrika (Foto: Reuters)

JAKARTA - Forbes telah merilis daftar orang terkaya Afrika 2022. Nama Aliko Dangote tak tergoyahkan sebagai orang terkaya Afrika selama 11 tahun berturut-turut.

Melansir Forbes real time net worth, Jakarta, Selasa (25/1/2022), harta Aliko Dangote mencapai USD14,2 miliar atau setara Rp203,7 triliun (kurs Rp14.350 per USD).

Lalu siapa Aliko Dangote?

Aliko Dangote merupakan, pengusaha semen asal Nigeria. Perusahaannya merupakan produsen semen terbesar di benua tersebut. Dia memiliki 85% saham Semen Dangote yang diperdagangkan secara publik melalui perusahaan induk.

Semen Dangote menghasilkan 45,6 juta metrik ton setiap tahun dan beroperasi di 10 negara di Afrika. Aliko juga memiliki saham di perusahaan manufaktur garam dan gula yang diperdagangkan secara publik.

 

Baca Juga: 5 Miliarder Tertua di Afrika, Ada yang Berharta Rp124,8 Triliun

Dia juga membangun sebuah kilang sejak 2016 lalu dan diharapkan menjadi salah satu kilang minyak terbesar di dunia setelah selesai nanti.

Jika dibandingkan dengan harta orang terkaya Indonesia, lebih kaya siapa?

Saat ini, orang terkaya Indonesia masih ditempati Hartono bersaudara. Mereka ada bos Djarum, salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia

Hartono bersaudara juga menjadi orang terkaya di Indonesia selama 13 tahun berturut-turut.

Di posisi pertama orang terkaya Indonesia adalah R Budi Hartono dengan kekayaan USD22,3 miliar atau setara Rp320 triliun.

Sementara sang kakak Michael Hartono mempunyai kekayaan USD21,4 miliar atau setara Rp305 triliun.

Sekadar informasi, keduanya merupakan putra dari pendiri Djarum, Oei Wie Gwan. Sang ayah wafat tak berselang lama dari insiden kebakaran pabrik Djarum 1963.

Lalu, keduanya melanjutkan roda operasi perusahaan rokok tersebut meskipun kondisi keuangan kala itu tengah berada di titik rendah.

Beberapa tahun kemudian, optimisme dan kegigihan mereka membuahkan hasil. Djarum mampu mengekspor produknya ke luar negeri pada 1972. Tahun-tahun selanjutnya, Djarum mampu memproduksi rokok Djarum Filter dan Djarum Super dengan bantuan mesin.

Tak hanya itu, kesuksesan mereka dalam mengelola Djarum juga berhasil mengantarkan keduanya pada pintu-pintu kekayaan lain. Sebut saja BCA. Melalui Farallon Indonesia (Faraindo) Holding Ltd., Hartono bersaudara memegang saham bank tersebut sebesar 51%.

Dengan data di atas, bisa dinilai bahwa harta orang terkaya Indonesia lebih banyak jika dibandingkan harta orang terkaya Afrika.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini