Share

Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Rabu 26 Januari 2022 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 320 2538028 cara-klaim-jaminan-kematian-bpjs-ketenagakerjaan-xncxYTViqH.jpg Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Cara klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan perlu diketahui. Ini bisa dilakukan oleh ahli waris dari peserta Jaminan Kematian (JKM) Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan setelah peserta meninggal dunia.

Bagaimana caranya?

Klaim jaminan ini sebenarnya diatur dalam peraturan yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan JKM.

Aturan klaim juga mengacu pada UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

Apa Itu JKM?

JKM merupakan jaminan berupa uang tunai yang akan diberikan pada keluarga atau ahli waris dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal, tetapi bukan karena kecelakaan kerja.

Baca Juga: Klaim Kematian BPJS Ketenagakerjaan Rp42,89 Triliun Imbas Covid-19

Adapun ahli waris atau keluarga peserta bisa menerima manfaat dari JKM ini maksimal tiga hari usai menyerahkan persyaratan klaim BPJS Ketenagakerjaan ke kantor cabang. Lantas, seperti apakah syaratnya?

Syarat Klaim JKM BPJS Ketenagakerjaan

Seperti disebut dalam laman resmi BPJS Ketenagakerjaan, inilah dokumen yang menjadi syarat klaim khusus JKM. Di antaranya:

- Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan

- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) peserta dan ahli waris

- Surat keterangan kematian atau akta kematian dari pejabat yang berwenang

- Surat keterangan ahli waris dari pejabat yang berwenang

- Surat Referensi Kerja

Baca Juga: Cara Daftar Antrean Online BPJS Ketenagakerjaan untuk Cairkan JHT

- Buku tabungan

- Buku Nikah apabila ahli waris merupakan istri atau suami sah peserta, dan

- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk saldo lebih dari Rp 50 juta

Cara Klaim Jaminan Kematian

Bila telah melengkapi berkas persyaratan, langkah selanjutnya adalah mengklaim jaminan kematian dengan membawa dokumen-dokumen tersebut. Memang, pengunggahan dokumen syarat bisa dilakukan secara daring. Namun, ahli waris tetap harus melakukan verifikasi data dengan petugas kantor cabang.

Caranya adalah sebagai berikut:

1. Scan QR Code yang terdapat di kantor cabang

2. Aktifkan fitur GPS dan pastikan berada di sekitar lokasi kantor cabang

3. Pilih program JKM pada tampilan halaman utama Lapakasik

4. Pilih hubungan pekerja sendiri, lalu klik captcha

5. Mengisi data ahli waris dengan lengkap

6. Mengisi data peserta dengan lengkap

7. Mengisi data anak peserta dengan lengkap apabila peserta memiliki anak

8. Unggah dokumen persyaratan klaim BPJS Ketenagakerjaan

9. Mendapatkan notifikasi pengajuan berhasil dilakukan

10. Perlihatkan notifikasi pengajuan klaim kepada petugas untuk mendapat nomor antrian

11. Petugas akan memanggil nomor antrian untuk verifikasi melalui PC di pojok digital kantor cabang

12. Mendapatkan tanda terima pengajuan berkas klaim BPJS Ketenagakerjaan. Melakukan penilaian kepuasan melalui e-survey.

Cek Status Klaim yang Telah Diajukan

Setelah mengikuti serangkaian proses yang ada, keluarga atau ahli waris dapat menunggu hingga tiga hari kerja untuk menerima santunan JKM di rekening terdaftar. Adapun pengecekannya bisa dilakukan dengan langkah:

1. Buka website www.bpjsketenagakerjaan.go.id/tracking

2. Masukkan nomor kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan

3. Klik Informasi Status Klaim

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini