Share

Begini Cara Kelola Keuangan saat Harga Barang Serba Naik

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 26 Januari 2022 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 622 2538126 begini-cara-kelola-keuangan-saat-harga-barang-serba-naik-UYSs8gGGym.jpg Atur Keuangan (Foto: Okezone)

JAKARTAMengatur keuangan di tengah kenaikan harga barang sementara gaji belum tentu naik perlu untuk diikuti. Tujuannya, agar keuangan yang ada selalu sehat dan cukup dalam memenuhi segala kebutuhan.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengungkapkan, jika berada di posisi tersebut yang perlu dilakukan adalah mengkaji ulang pos pengeluaran. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya defisit anggaran belanja.

“Kalau kondisi seperti ini berarti pos pengeluaran perlu dikaji ulang ya. Karena kalau pengeluaran kita naik tapi penghasilan kita tidak naik, jika tidak diatur ulang maka bisa menyebabkan defisit anggaran belanja. Nah, kalau sudah defisit itu berarti kan bisa terjadi lebih besar pasak daripada tiang ya,” katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga: Tips Investasi Emas ala Yusuf Mansur, Emak-Emak dan Milenial Wajib Baca Ini

Menurut Mike, pengkajian ulang dilakukan dalam rangka memperkecil pengeluaran daripada penghasilan. Adapun hal itu bisa dilakukan melalui beberapa pendekatan.

Pertama, dimulai dari mengubah konsep berpikir. Di mana, dalam kondisi tersebut harus mengatur ulang prioritas.

“Yang tadinya sudah kita set begitu prioritas kita, maka dengan kondisi seperti ini mungkin bisa jadi prioritasnya berubah. Tadinya ada prioritasnya 5, nah sekarang mungkin jadi tinggal 3 aja misalnya kayak gitu,” ujar Mike.

Baca Juga: Belajar Atur Keuangan, Simak 4 Cara Mudah di Sini

Selanjutnya, yakni dengan melakukan penggantian atau substitusi. Ini dilakukan jika tidak bisa menghilangkan kebiasaan.

“Sebagai contoh kita perlu eksternal data. Eksternal data itu merknya kan macam-macam, dari yang paling mahal kualitasnya sampai yang paling efisien atau yang paling murah. Biasanya mungkin Anda pilih yang nomor 1, tapi karena sedang berhemat mungkin Anda jadi pilih merk yang berbeda ,” jelas dia.

Lebih lanjut, Mike Menjelaskan bahwa beberapa pendekatan atau teknik tersebut tetap mengacu pada prioritas. Adapun yang utama harus dilakukan, yakni mengatur kembali prioritas.

“Prioritasnya itu dikaji ulang kembali kemudian baru kita secara teknik mengatur alokasinya. Alokasinya kalau yang tadinya ada bisa ditiadakan, kalau tidak bisa ditiadakan kita kurangi jumlahnya maupun frekuensinya, kemudian teknik yang lain juga selain dikurangi bisa kita ganti,” tandasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini