Share

Royal Prima (PRIM) Buyback Saham Rp10 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 27 Januari 2022 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 278 2538681 royal-prima-prim-buyback-saham-rp10-miliar-5laMUFYmX8.jpeg PRIM Buyback Saham (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA โ€“ PT Royal Prima Tbk (PRIM) kembali bakal melakukan pembelian kembali (buyback) saham hingga Rp 10 miliar pada tahun ini. Emiten rumah sakit ini akan menggelar aksi korporasinya pada 28 Januari 2022 hingga 28 Maret 2022.

Asal tahu saja, aksi korporasi yang digelar perseroan sesuai dengan SEOJK No. 3/2020, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal disetor, serta dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor dalam perseroan.

Lebih lanjut, pelaksanaan pembelian kembali saham akan menggunakan dana yang telah dicadangkan tersendiri, sehingga tidak akan mengganggu pendapatan PRIM.

Buyback diperkirakan mempunyai dampak minimal terhadap biaya pembiayaan PRIM. Adapun, biaya terkait pembelian kembali mencakup komisi pedagang perantara serta biaya lain berkaitan dengan pembelian kembali saham.

Dengan asumsi perseroan menggunakan kas internal pembelian kembali saham perseroan sebesar maksimum Rp10 miliar maka aset dan ekuitas akan menurun sebanyak-banyaknya sebesar Rp10 miliar ditambah biaya transaksi pembelian kembali saham.

Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional perseroan tidak akan material, sehingga laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan.

Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan di harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.

Di tahun 2021, perseroan mengejar pertumbuhan pendapatan sekitar 150% dan membidik capaian laba bersih melesat 300% dibandingkan realisasi pada 2020.

โ€œKalau melihat laporan kuartal III-2021, kami memproyeksikan masih ada peningkatan. Secara bisnis, kami melihat kinerjanya terus tumbuh dengan bagus," ujar Direktur Royal Prima, Mok Siu Pen.

PRIM mendapatkan margin yang lebih baik seiring dengan penyeimbangan komposisi antara segmen Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Non-JKN. Menurut Mok Siu Pen, segmen Non-JKN tercatat meningkat, yang menandakan semakin tingginya kepercayaan pasien terhadap kualitas pelayanan Rumah Sakit (RS) Royal Prima.

Target PRIM untuk tahun 2021 tetap merupakan kombinasi antara segmen JKN dan Non-JKN, serta segmen Kemenkes dari pasien Covid-19. Adapun perkiraan kontribusi masing-masing segmen tersebut adalah 26%, 34%, dan 40%. Untuk mengantisipasi pengurangan pasien Covid-19, PRIM pun melanjutkan penguatan layanan pasien di segmen non-Covid-19. Terutama dari sisi perluasan layanan di trauma centre, heart centre, dan stroke centre.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini