Share

Ingat! Ekspor Batu Bara Masih Dilarang hingga 31 Januari 2022

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Kamis 27 Januari 2022 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 320 2538816 ingat-ekspor-batu-bara-masih-dilarang-hingga-31-januari-2022-rdtvYwjxNY.jpg Batu Bara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin menyatakan bahwa larangan ekspor batu bara masih berlaku hingga 31 Januari 2022.

Izin ekspor yang diberikan merupakan diskresi kepada perusahaan batu bara yang sudah memiliki kontrak penjualan batu bara yang sudah dimuat di atas kapal dan telah memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) 100%.

Kemudian bagi perusahaan yang sudah membuat pernyataan meski belum memenuhi DMO tetapi akan mengikuti ketentuan denda dan sanksi yang berlaku.

"Keran ekspor masih kami tutup sesuai dengan surat edaran sampai 31 Januari 2022. Yang kami lakukan kemarin adalah memberikan diskresi," ujarnya dalam IDX Channel Special Dialogue, Kamis (27/1/2022).

Ridwan menjelaskan, saat ini pasokan batu bara sudah semakin membaik. Kepastian pasokan batu bara ini didapat setelah ada laporan dari PLN.


"Pada rapat kami dengan PLN terakhir hari Sabtu yang lalu menyatakan kondisi cukup aman sehingga pelan-pelan kita kendalikan agar masalah larangan ekspor ini bisa diselesaikan sesuai jadwal," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Pandu Sjahrir mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan pemerintah terkait pelarangan ekspor batu bara. Larangan ini dilakukan untuk memenuhi kepentingan di dalam negeri.

"Batu bara ini dilihat dari dua sisi, yaitu pertahanan energi dan pendapatan negara dari royalti, pajak, tenaga kerja. Jadi keduanya perlu keseimbangan. Kami mendukung karena saya rasa pemerintah lebih tahu ke depannya yang mana yang lebih baik," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini