Share

Butuh Anggaran Rp582,6 Miliar untuk Sistem Transportasi IKN Baru

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 28 Januari 2022 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 320 2539101 butuh-anggaran-rp582-6-miliar-untuk-sistem-transportasi-ikn-baru-v7vSm9R0z3.jpg Butuh anggaran Rp500 miliar untuk pembangunan transportasi di IKN (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyusun rencana pembangunan sistem transportasi yang cerdas, terintegrasi, dan ramah lingkungan di Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, kebutuhan penambahan anggaran untuk persiapan dan pembangunan sektor transportasi IKN tahun 2022 kepada Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas adalah sebanyak Rp582,6 Miliar.

Baca Juga: KSP Jamin Hak Masyarakat Adat Terlindungi Selama Pembangunan IKN

“Untuk mendukung pembangunan di kawasan IKN, kami telah siapkan konsep Smart City, Smart Mobility. Kami telah sampaikan Total kebutuhan pendanaannya mencapai Rp582, 6 Miliar untuk tahun 2022,” jelas Menhub Budi Karya Sumadi, Jumat (28/1/2022).

Dengan terbatasnya ruang fiskal pendanaan oleh APBN, pemerintah memberikan kesempatan kepada pihak swasta/badan usaha dan masyarakat, untuk turut berperan membangun sektor transportasi IKN melalui skema Pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Baca Juga: Menko Airlangga Pastikan Tak Ada Dana PEN untuk Bangun Ibu Kota Nusantara

“Sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa tujuan utama pembangunan IKN adalah untuk membangun kota baru yang cerdas, kompetitif di tingkat global, sebagai transformasi menuju negara yang berbasis inovasi, teknologi, dan ekonomi hijau,” katanya.

Menhub mengungkapkan, penyiapan transportasi sangat penting dalam mendukung kelancaran aksesibilitas dan mobilitas manusia maupun barang di IKN.

“Dalam membangun konektivitas dan aksesbilitas IKN, transportasi publik yang ramah lingkungan menjadi pilihan utama,” tambahnya.

Sebagai informasi, Adapun sistem transportasi yang akan dikembangkan di IKN yakni: di transportasi udara, akan dilakukan pengembangan bandara mengusung konsep Aerotropolis yang cerdas, terintegrasi, dan memperhatikan etika lingkungan.

“Di sektor transportasi laut, akan dikembangkan penggunaan kapal autonomous untuk kapal penumpang maupun barang, konsep smart port dan traffic separation scheme (TSS). Selanjutnya, di sektor transportasi darat akan dikembangkan fasilitas pejalan kaki, sepeda, kendaraan listrik berbasis baterai, dan kendaraan autonomous untuk angkutan bus,” paparnya.

Desain IKN mengusung konsep baru dalam tata kota, yang dirancang menjadi model kota maju secara teknologi, dan tetap berdampingan dengan lingkungan serta melindungi kebudayaan nasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini