Share

Sempurnakan Perlindungan dengan Asuransi Kesehatan Tambahan, Ini 3 Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis · Jum'at 11 Februari 2022 20:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 11 2546022 sempurnakan-perlindungan-dengan-asuransi-kesehatan-tambahan-ini-3-hal-yang-perlu-dipertimbangkan-HHGlU8zg92.jpeg Foto: Dok Freepik

Di hampir semua perusahaan, tunjangan berupa perlindungan kesehatan bagi karyawan adalah hal yang umum disediakan. Akan tetapi, berdasarkan fakta yang ada, masih sedikit karyawan yang mampu mendapatkan perlindungan kesehatan sesuai kebutuhan, kondisi, dan preferensi dari asuransi yang diberikan oleh tempat kerjanya.

Beberapa penyebabnya karena asuransi yang disediakan oleh perusahaan biasanya memiliki plafon atau limit pertanggungan terbatas. Hal ini tentu saja membuat sebagian karyawan mulai mempertimbangkan untuk mengajukan asuransi tambahan guna menyempurnakan perlindungan yang didapatkannya.

Namun, mendapatkan perlindungan dari asuransi tambahan tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Diperlukan beberapa pertimbangan agar keputusan tersebut bisa menyempurnakan perlindungan asuransi kantor agar tak sekadar menjadi beban bagi keuangan saja.

Guna mendapatkan layanan asuransi kesehatan terbaik atau asuransi jiwa yang cocok, Berikut adalah 4 hal yang perlu Anda pertimbangkan terlebih dulu sebelum memilih asuransi tambahan.

1. Cek Nominal Uang Pertanggungan yang Diberikan

Perlu dipahami jika pada asuransi kesehatan atau asuransi jiwa terdapat yang namanya uang pertanggungan atau UP. Uang pertanggungan tersebut seringkali dijadikan sebagai nilai jual pada produk asuransi.

Pada asuransi jiwa, tentunya Anda perlu mencari produk yang memberikan uang pertanggungan tinggi. Bahkan, bagi yang hidup di kota besar, mencari asuransi jiwa dengan UP mencapai 1 miliar atau di atasnya adalah hal yang wajib untuk dilakukan.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk mencari perlindungan asuransi tambahan, cek dulu apakah nominal uang pertanggungan yang diberikan asuransi kantor. Pertimbangkan apakah UP asuransi kantor cukup untuk menanggung risiko kematian serta menanggung biaya hidup keluarga atau tidak.

Di sisi lain, pada asuransi kesehatan, uang pertanggungannya dapat ditentukan berdasarkan biaya rawat inap setiap malam. Lakukan riset terhadap biaya rawat inap di rumah sakit sekitar lokasi Anda dan cek kualitas layanannya pula.

Jika uang pertanggungan dari asuransi kantor tak cukup besar untuk menanggung biaya tersebut, artinya Anda perlu mencari perlindungan dari produk asuransi lain sebagai tambahannya. Sebagai pertimbangan tambahan, tidak ada salahnya untuk mencari perlindungan asuransi dengan skema CoB atau coordination of benefit agar bisa menutup selisih biaya yang tak ditanggung oleh asuransi kantor.

2. Prioritaskan Produk Asuransi yang Memiliki Layanan Lengkap

Pertimbangan ketiga sebelum memutuskan untuk mengajukan asuransi tambahan adalah memprioritaskan produk asuransi yang memiliki layanan lengkap. Maksudnya, cari asuransi kesehatan atau asuransi jiwa tambahan yang menawarkan layanan lengkap, seperti, home visit, antar-jemput ambulans, konsultasi online/telemedicine, dan layanan penting lainnya.

Tidak hanya itu, bandingkan pula tarif premi dari masing-masing perusahaan asuransi terhadap cakupan perlindungan yang diberikan dan uang pertanggungannya. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan asuransi tambahan yang paling optimal memberikan perlindungan dan mampu memberikan ketenangan pikiran saat masalah kesehatan benar terjadi suatu saat nanti.

BACA JUGA: 9 Tips Sehat Bekerja di Depan Laptop Seharian

3. Atur Keuangan untuk Membayar Premi

Setelah mempertimbangkan ketiga hal di atas dan memutuskan untuk mengajukan asuransi tambahan, pastikan kondisi keuangan Anda mampu untuk membayar preminya. Idealnya, alokasi dana untuk asuransi adalah 5 sampai 10 persen dari penghasilan tiap bulan agar kebutuhan lain yang tak kalah pentingnya tetap bisa terpenuhi.

Selain mengatur keuangan, pastikan bahwa penyedia asuransi memiliki metode pembayaran yang praktis dan tak menyulitkan. Dengan membuat anggaran pembayaran premi asuransi dengan cermat, Anda bisa menjamin bahwa perlindungan asuransi tambahan tersebut bisa didapatkan dan polisnya akan terus aktif.

Jika memang kondisi keuangan masih belum cukup untuk membayar premi asuransi tambahan, tidak ada salahnya untuk memangkas sebagian kebutuhan konsumtif atau mencari penghasilan tambahan. Tujuannya tentu tidak lain demi mendapatkan perlindungan terhadap risiko kesehatan dan risiko finansial yang bisa saja muncul sewaktu-waktu.

4.Maksimalkan Jaminan Perlindungan Diri dan Keluarga dengan Asuransi Tambahan

Karena sudah mendapatkan perlindungan dari asuransi kantor, tak sedikit karyawan yang merasa tak memerlukan proteksi asuransi tambahan. Padahal, jika dicermati lebih jauh, perlindungan yang diberikan asuransi kantor mungkin belum cukup untuk menjauhkannya dari risiko kesehatan dan risiko keuangan. Oleh karena itu, pertimbangkan 4 hal di atas untuk mengetahui apakah perlu mengajukan asuransi tambahan atau tidak demi memaksimalkan jaminan perlindungan diri Anda bersama keluarga.

CM

(FDA)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini