Share

Mentan Buka-bukaan soal Stok Pangan hingga Lebaran, Harganya Bagaimana?

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Selasa 08 Maret 2022 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 08 320 2558189 mentan-buka-bukaan-soal-stok-pangan-hingga-lebaran-harganya-bagaimana-wtkEbiwXV9.jpg Mentan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan ketersediaan bahan pokok hingga lebaran cukup. Menurutnya hal itu dapat dilihat dari sisi produktivitas di tingkat para petani yang ada saat ini.

Namun menurut dia yang perlu dilakukan selanjutnya adalah mengintervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok yang ada di pasar. Sebab menurutnya menjelang bulan puasa dan Idul Fitri biasanya beberapa harga bahan pokok mengalami kenaikan.

"Sudah kita lakukan validasi data bahwa ramadhan insyaallah ketersediaannya cukup dan stabilisasi harga juga bisa kita atasi, sudah kita cek dan ternyata produktivitasnya oke," ujar dia dalam konferensi pers, Selasa (8/3/2022).

"Dengan kondisi ketersediaan cukup, berarti ada hal yang harus kita perbaiki yaitu adalah stabilitas harga," sambungnya.

Dia mencontohkan misalnya dari komoditas kedelai, menurutnya produksi CPO dalam negeri cukup yang bahkan tidak berkurang dari tahun sebelumnya, namun jika terjadi kelangkaan di pasar untuk minyak goreng saat ini maka harus ada yang perlu dibenahi.

"Kemarin menang sempat harga CPO di dunia meningkat, tapi dari fakta yang ada yang kita miliki cukup kok, ya minimal tidak kurang dari tahun lalu, kami akan berpihak kepada kepentingan negara dan rakyat," sambung Mentan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selanjutnya untuk daging sapi, Mentan memastikan produksi di tingkat peternak sudah cukup baik, artinya dari sisi ketersediaan untuk kebutuhan dalam negeri pun sudah cukup.

"Sapi misalnya, di luar memang naik, tapi kan kita punya stok masih ada," kata Mentan SYL.

Kemudian lanjut dia masalah importasi bahan pokok menjadi hal penting yang harus di atasi dengan segera. Agar produk yang dihasilkan para petani bisa laku dipasaran dan Indonesia tidak lagi menjadi negara yang ketergantungan impor sehingga pasar dalam negeri dikendalikan oleh pasar global.

"Kementan hanya melakukan ketersediaan dan produktifitas, tapi jawaban yang tepat di tempat lain, tapi saya siap untuk intervensi, sudah saatnya kita tidak important, kita siap untuk beternak, kita bisa produksi," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini