Share

Disanksi AS dan Eropa, Awak Kapal Pesiar Miliarder Rusia Alisher Usmanov Dipecat

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Rabu 09 Maret 2022 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 09 320 2558697 disanksi-as-dan-eropa-awak-kapal-pesiar-miliarder-rusia-alisher-usmanov-dipecat-qBXxz2Bbcg.jpg Kapal Pesiar milik Alisher Usmanov (Foto: Forbes)

JAKARTA – Perusahaan yang mempekerjakan awak kapal superyacht Dilbar milik miliarder Alisher Usmanov mem-PHK karyawannya. Hal ini karena sanksi yang dijatuhkan AS dan UE.

Dilansir dari Forbes, Rabu (9/3/2022), kapal pesiar setinggi 512 kaki senilai hampir USD600 juta itu telah terjebak pada galangan kapal di kota pelabuhan Jerman, Hamburg, sejak Oktober untuk pekerjaan perbaikan.

Usmanov, investor awal di Facebook, mendapat sanksi dari Uni Eropa, AS, Inggris, dan Swiss pekan lalu.

Pesan yang dikirim oleh Sarnia Yachts yang berbasis di Inggris, perusahaan yang biasanya mempekerjakan 96 orang awak, menyatakan bahwa operasi normal kapal pesiar telah berhenti dan perusahaan tidak dapat lagi membayar gaji kepada karyawan yang bekerja di kapal pesiar.

Email tersebut juga menguraikan alasan PHK. Implikasi dari sanksi ini telah berakhir dengan sejumlah perusahaan yang mendukung kru, tidak dapat melanjutkan jalur bisnis normal mereka.

Itu berarti bahwa pekerjaan kru “tidak dapat dilanjutkan karena sanksi yang dijatuhkan.” Sementara Sarnia tidak dapat lagi membayar awak kapal secara langsung sebagai akibat dari sanksi, email tersebut menyatakan bahwa upah akhir akan dibayarkan langsung oleh pemilik Dilbar.

“Akibat sanksi ini, kapal pesiar Sarnia tidak dapat membayar gaji kami, jadi kami sedang merencanakan gaji terakhir ini, termasuk cuti yang belum dibayar, untuk dibayarkan ke rekening Anda dari kapal,” tulis e-mail tersebut.

Sebagai gantinya, kru kecil yang dipekerjakan oleh pembuat kapal Jerman Lürssen akan menjaga "keselamatan dan keamanan" kapal.

Juru bicara Usmanov dan Lürssen, yang memiliki galangan kapal Blohm+Voss di mana Dilbar telah ditempatkan sejak Oktober untuk reparasi, menolak berkomentar. Seorang perwakilan untuk Sarnia Yachts tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Usmanov, yang memiliki kapal pesiar yang terdaftar di Kepulauan Cayman melalui perusahaan yang berbasis di Malta, tidak membayar kru secara langsung. Biasanya, perusahaan seperti Sarnia mengadakan perjanjian layanan dengan pihak ketiga yang mengeluarkan kontrak kepada kru dan kemudian mengirim faktur bulanan ke pemilik kapal pesiar. Struktur kepemilikan juga mempersulit pemerintah Jerman untuk mengikat Dilbar langsung ke Usmanov untuk tujuan sanksi.

Gaji untuk awak kapal pesiar berkisar dari sekitar USD3.300 per bulan untuk pekerja geladak hingga hampir USD33.000 untuk kapten di kapal seukuran Dilbar.

Sebelum invasi Rusia ke Ukraina menyoroti yacht milik oligarki Rusia, terjadi kekurangan kru yacht di seluruh dunia. Artinya, seharusnya tidak terlalu sulit bagi mantan kru Dilbar untuk mencari pekerjaan di tempat lain.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini