Share

Tarif Tol Naik Jelang Mudik Lebaran 2022, Seimbang dengan Pelayanan dan Keselamatan?

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Senin 04 April 2022 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 04 470 2573158 tarif-tol-naik-jelang-mudik-lebaran-2022-seimbang-dengan-pelayanan-dan-keselamatan-tmTXxuxgv7.jfif Ilustrasi jalan Tol. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang menyebutkan bahwa penyesuaian tarif tol tidak bisa dilakukan dua tahun sekali atas dasar inflasi. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) 15/2005.

Menurut Deddy, PP tersebut perlu dievaluasi, bahwa tidak bisa penyesuaian tarif tol atas menimbang inflasi, namun harus ada harmonisasi terhadap audit keselamatan jalan tol, termasuk pelayanannya.

"Apakah kiranya kelayakan tarif jalan tol seimbang pula dengan pelayanan dan keselamatan jalan tol?" kata Deddy dalam pernyataan tertulisnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (4/4/2022).

 BACA JUGA:Tarif Tol Cipali Naik Jelang Mudik Lebaran 2022, Cek Rinciannya

Deddy menjelaskan, penyesuaian tarif jalan tol seharusnya juga memperhatikan setidaknya 8 indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan, unit pertolongan/penyelamatan dan bantuan pelayanan serta kebersihan lingkungan dan kelaikan tempat Istirahat dan pelayanan.

Sebelumnya, ruas tol Cipali mengalami penyesuaian tarif.

PT Lintas Marga Sedaya (ASTRA Tol Cipali) selaku pengelola Ruas Tol Cikopo-Palimanan mulai memberlakukan penyesuaian tarif berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 263/KPTS/M/2022 tanggal 16 Maret 2022 tentang Penyesuaian Tarif Tol Pada Jalan Tol Cikopo-Palimanan, pada 30 Maret 2022 mulai pukul 00.00 WIB.

"Memang kita tidak heran bila tarif tol boleh dikatakan sering naik karena memang penyesuaian tarif diizinkan tiap 2 tahun dan dilegitimasi regulasi," lanjutnya.

Penyesuaian tarif tol ini telah diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol bahwa evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 tahun sekali oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi.

 BACA JUGA:Tarif Tol Bali Mandara Naik Mulai 26 Februari 2022, Ini Daftarnya

"Untuk menarik investor jalan tol maka penyesuaian tarif boleh dilakukan 2 tahun sekali hanya berdasar atas nilai inflasi tanpa harus perimbangan audit pelayanan (SPM) dan keselamatan," jelasnya.

"Bila kita sering melintas di jalan tol Cipali hingga Semarang, walau geometrik jalan terlihat datar namun ternyata bergelombang, tentunya sangat riskan bila berkendara dalam kecepatan tinggi. Sesuai laporan KNKT 2021, setiap bulan terjadi 36 kecelakaan di Cipali," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini