Share

Pedagang Parsel Musiman Kembali Menjamur di Cikini, Bisa Kantongi Rp10 Juta

Viola Triamanda, Jurnalis · Rabu 27 April 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 27 455 2586124 pedagang-parsel-musiman-kembali-menjamur-di-cikini-bisa-kantongi-rp10-juta-e06CMcEndg.jpg Bisnis parsel lebaran (Foto: MPI)

JAKARTA – Pedagang parsel musiman meraup cuan di bulan Ramadan tahun ini. Pasalnya, tahun ini tak ada lagi pembatasan berjualan seperti yang diterapkan pada Ramadan sebelumnya .

Salah satu pedagang parsel di daerah Cikini Daniel mengaku lega karena akhirnya diizinkan berjualan kembali setelah sebelumnya dilarang akibat pandemi covid 19. Dia mengaku senang akhirnya bisa menjalankan bisnis parselnya secara langsung karena penjualannya terhitung turun saat berjualan secara online di beberapa e-commerce.

"Di 2020 kan pemerintah ketat banget ya, jadi enggak ada yang jualan. Kemudian saya coba jualan online tapi pendapatannya minim banget, enggak seberapa lah dibanding jualan di sini" ucapnya kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (27/04/2022).

Walaupun sudah resmi diperbolehkan berjualan, Daniel mengaku bahwa pendapatannya justru menurun dibanding tahun lalu. Ia menduga hal ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang juga sudah memperbolehkan mudik.

"Selama tiga tahun terakhir ini justru penjualan tertinggi itu ada di 2021, mungkin karena udah pada mudik kali ya? jadinya Jakarta sepi" ungkapnya.

Daniel sudah memulai usahanya sejak awal tahun 2000-an. Ia menyediakan berbagai macam parsel, dan yang paling mendominasi adalah parsel makanan. Untuk parsel makanan Daniel menawarkan harga paling murah senilai Rp200.000, semakin beragam dan semakin besar ukuran parselnya tentu harganya juga akan tinggi.

Satu parsel makanan akan berisikan beberapa snack, sereal, kue kering, serta juga dilengkapi dengan minuman kaleng atau sirup.

"Untuk makanan ya paling modalnya Rp100 ribuan ya, jadi saya jual sekitar Rp200 ribu. Dan kalau ragam makanannya ditambah juga bisa, nanti harganya menyesuaikan" jelasnya.

Selain makanan juga terdapat parsel berisikan gelas, tea set, dan pecah belah lainnya yang kemudian akan dikombinasikan dengan kue kaleng maupun sirup. Harganya dimulai dari Rp300 ribuan.

Namun harga yang berbeda dan "mahal" akan ditemukan di parsel yang berisikan keramik dan kaligrafi, harga untuk satu parselnya mencapai angka jutaan.

"Saya bisa memenuhi permintaan pelanggan, jika ingin harga mahal dan isinya oke ya saya bisa buatkan, namun jika hanya makanan dengan harga murah, saya juga bisa buatkan. Saya mengikut kemauan pelanggan saja. Untuk harga parsel paling mahal yang saat ini dipajang ya dua juta" jelasnya.

Dalam satu kali kesempatan berjualan dengan kurun waktu satu bulan, Daniel biasanya akan meraup keuntungan senilai Rp10 juta. Untuk saat ini selain berjualan di pasar, Daniel tetap mencoba peruntungannya berdagang melalui online.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini