Share

Banyak PRT Mudik Lebaran, Tarif Jasa Pekerja Infal Jadi Rp200 Ribu per Hari

Kamis 05 Mei 2022 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 05 470 2589463 banyak-prt-mudik-lebaran-tarif-jasa-pekerja-infal-jadi-rp200-ribu-per-hari-1RWzlMMLa2.jpg Jasa PRT Infal Meningkat. (Foto: Okezone.com/Forloveodcupcakes)

JAKARTA - Banyaknya pekerja rumah tangga yang mudik Lebaran membuat tarif jasa pekerja rumah tangga pengganti atau infal melonjak.

Sri Mardiasih, ibu tiga anak di Kebun Jeruk, Jakarta Barat, bercerita luar biasa pusingnya ketika pekerja rumah tangga (PRT) yang biasa menjadi tangan kanannya izin mudik. PRT menjadi bagian dari warga yang bermukim di ibu kota yang pulang kampung pada tahun ini seiring restu yang diberikan pemerintah setelah membaiknya kondisi pasca perebakan luas pandemi virus corona.

Seiring ikut mudiknya para pekerja rumah tangga, jasa pekerja rumah tangga pengganti yang bersifat sementara atau dikenal sebagai infal, kini dicari.

Baca Juga: Arus Balik, One Way Diberlakukan dari Gerbang Tol Palimanan sampai Cikampek

Salah satu penyedia jasa infal di Bekasi, CV Insan Suryani, mengatakan, sempat kewalahan karena banyak PRT sementara ini ikut mudik, tetapi mereka bergerak cepat dengan mempekerjakan sejumlah tenaga infal cadangan yang sudah mulai aktif bekerja sejak H-7 sebelum lebaran.

“Karena beberapa suster memang ada yang pulang kampung. Biasanya bos-nya mereka minta ganti. Makanya kami sediakan penggantinya. Jadi memang permintaan dari bos-nya juga,” ujar Pengelola Jasa Infal Normayanti, dikutip dari VOA Indonesia, Kamis (5/5/2022).

Sementara itu, Salah Seorang Tenaga Infal, Yuni, mengatakan saat ini mendapatkan gaji sekitar Rp200 ribu rupiah per hari. Dia mengatakan, banyak suka duka menjadi PRT pengganti sementara, terutama jika bekerja sebagai pengurus bayi atau anak yang belum terbiasa dengan kehadirannya.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2022, Bandara Soetta Mulai Dipadati Penumpang

“Kadang kita harus menyesuaikan diri sama anak itu. Apa yang dia sukai, apa yang dia tidak sukai kita harus bisa beradaptasi sama anak tersebut. Ya kayak gitu. Kadang mood anak juga kadang berubah-ubah gitu dan kita harus menyesuaikan dan kita harus mesti sabar juga,” ujar Yuni yang biasanya mendapat kontrak antara 5-7 hari kerja.

Infal yang dipekerjakan perusahaan penyedia jasa ini berusia antara 18-40 tahun, yang siap dipekerjakan tidak saja di sekitar Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek), tetapi juga ke Jawa Barat, Jawa Tengah, bahkan ke Sulawesi Utara.

Mereka biasa bekerja dengan masa kontrak H-7 hingga H+7 lebaran, dengan tarif bervariasi, tergantung kesepakatan pengguna jasa dengan pengakomodir layanan tersebut.

Di sisi lain, Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Pekerja Rumah Tangga (Jala PRT) Lita Anggraini mengatakan naiknya jumlah PRT infal ini menunjukkan PRT memang sangat dibutuhkan, dan berbagai aktivitas tidak bisa berjalan atau tidak berjalan lancar jika tidak ada yang mengerjakan aktivitas domestik ini.

Ironisnya meskipun pekerjaan PRT infal ini lebih besar bebannya karena kesibukan yang lebih besar dan jam kerja yang lebih panjang dibanding PRT non-infal.

“Situasi yang mereka (PRT infal.red) hadapi lebih berisiko karena mekanisme perekrutan kebanyakan lewat penyalur, yang akan memotong sebagian kompensasi atau gaji yang mereka dapatkan,” ujarnya.

Lita mengatakan, PRT infal kerap mengalami ketidakadilan ganda karena tidak saja terpaksa meninggalkan keluarga di saat hari istimewa seperti Idul Fitri karena kebutuhan ekonomi, tetapi juga berisiko mendapat upah yang lebih rendah karena umumnya akan dipotong agen penyalur, bahkan hingga separuhnya.

Draft RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) yang saat ini sedang dibahas DPR, tidak secara langsung mengatur hak PRT infal, meskipun mereka memenuhi definisi PRT yang ada dalam RUU itu – termasuk soal aspek waktu dan jenis pekerjaan.

Melihat kebutuhan akan PRT infal yang terus meningkat setiap tahun, tidak ada salahnya jika PRT infal juga diatur dalam RUU PPRT sehingga memberi perlindungan pada mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini