Share

4 Fakta Bisnis Wilmar, Ada Martua Sitorus 'Raja' Sawit Berharta Rp42,9 Triliun

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 08 Mei 2022 05:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 07 455 2590282 4-fakta-bisnis-wilmar-ada-martua-sitorus-raja-sawit-berharta-rp42-9-triliun-sso7IVgmII.jpg Fakta-Fakta Bisnis Wilmar. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA – Fakta bos Wilmar Group, Martua Sitorus. Dia adalah sosok di balik gurita bisnis Wilmar dengan salah satu produknya adalah minyak goreng dengan berbagai merek.

Di Indonesia, merek minyak goreng dari Wilmar adalah Fortune dan Sania.

Berikut fakta Martua Sitorus yang dirangkum di Jakarta, Minggu (8/5/2022).

1. Produsen Minyak Goreng Besar di Indonesia

Wilmar merupakan salah satu produsen minyak goreng besar di Indonesia. Bahkan perusahaan minyak goreng ini dimiliki salah satu orang terkaya Indonesia, Martua Sitorus.

Martua merintisnya bersama pengusaha asal Singapura Kuok Khoon Hong alias William yang sempat menjadi partner bisnisnya pada 1991. Nama Wilmar pun didapatkan dari akronim nama keduanya.

Baca Juga: Kapan Mulai Jual Minyak Goreng Curah Rp14.000? Begini Penjelasan Bulog

Luas lahan Wilmar pada awalnya sebesar 7.100 hektare. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, bisnis Wilmar makin meluas dan menjangkau beberapa negara di dunia. Saat krisis moneter 1997, Wilmar juga berhasil bertahan bahkan masih bisa memberikan tunjangan krisis sebesar 2,5% kepada karyawannya.

2. Berharta Rp42 Triliun

Martua Sitorus kini mempunyai kekayaan USD3 miliar atau setara Rp42,9 triliun. Hal ini menjadikannya salah satu 'Raja Sawit' di Indonesia. Demikian seperti dilansir Forbes real time billionaires, Jakarta, Kamis (21/4/2022).

Baca Juga: Daftar Harga Minyak Goreng Terbaru Usai Lebaran 2022, Ini Rinciannya

Dengan total kekayaannya tersebut, salah satu konglomerat paling tajir di Indonesia ini, menjadi orang terkaya ke-14 di Indonesia dan orang terkaya di dunia ke-1.053 versi Forbes tahun 2022.

3. Profil Wilmar

Profil Wilmar Nabati Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan merchandiser minyak sawit serta laurat. Perusahaan ini juga mengelola perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia.

PT Wilmar Nabati Indonesia mengoperasikan sekitar 160 pabrik dan mempekerjakan sekitar 67.000 karyawan yang ada di lebih dari 20 negara. Namun, produksinya fokus di Indonesia, Malaysia, China, India dan Eropa.

Untuk Wilmar, perusahaan ini memiliki perkebunan kelapa sawit terluas di dunia dengan total luas tanam 232.053 hektar per 31 Desember 2020.

Dari jumlah tersebut, sekitar 65 persen kebun sawit Wilmar berada di Indonesia, 26% di Malaysia Timur dan 9 persen di Afrika. Wilmar juga memiliki perkebunan di Uganda dan Afrika Barat seluas sekitar 46.000 hektar.

4. Jadi Tersangka Minyak Goreng

Komisaris Utama (Komut) PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung.

Kejagung menetapkan Komut Wilmar Nabati sebagai tersangka dalam kasus pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya, termasuk minyak goreng.

Tak hanya Komut Wilmar Nabati, Kejagung juga menetapkan tiga tersangka lainnya, salah satunya Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini