Share

Kenapa Tarif Hotel Mahal saat Weekend? Ini Penjelasannya

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Rabu 11 Mei 2022 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 470 2592347 kenapa-tarif-hotel-mahal-saat-weekend-ini-penjelasannya-QtzYqq2Hef.jpg Kenapa tarif hotel mahal saat weekend? (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kenapa tarif hotel mahal saat weekend alias akhir pekan? Ketua Umum Rescue DPP Partai Perindo sekaligus Pengusaha Hotel Adin Denny mengungkap alasan mengapa tarif hotel mahal saat weekend.

Dia mengatakan, hotel itu terbagi jadi dua jenis. Hotel kota dan hotel wisata. Hotel kota letaknya di perkantoran dekat dengan perkantoran. Sedangkan hotel wisata letaknya di wilayah dekat dengan objek wisata.

"Hotel kota itu penuh dari Senin sampai Jumat dan biasanya diisi oleh para pekerja-pekerja. Biasanya hotel kota ini di temui di kota Jakarta. Sedangkan di waktu weekend atau akhir pekan, hotel yang di sasar itu hotel-hotel seperti yang ada di Bali, Lombok, Jogja, dan kota-kota wisata lainnya," ujar Adin dalam Podcast Aksi Nyata yang disiarkan pada kanal Youtube Partai Perindo, Selasa (10/5/2022).

"Kenapa hotel wisata saat weekend mahal? Karena hotel tersebut bisa di bilang hanya mengandalkan waktu orang berlibur saja. Sementara kalau hotel kota kan ada pemasukan dari Senin sampai Jumat. Sedangkan kalau hotel wisata hanya dua hari dalam seminggu. Makanya mahal," terangnya.

Dia menambahkan, di momen lebaran kemarin menjadi angin segar bagi pengusaha hotel wisata. Pasalnya, selama dua tahun pandemi, pengusaha hotel khususnya hotel wisata menjadi salah satu sektor yang terdampak. Tak sedikit juga pegawai yang dirumahkan.

Namun, karena kebijakan pemerintah yang mengizinkan masyarakat untuk mudik dan berwisata selama libur lebaran, hotel-hotel wisata kembali bangkit dan diserbu wisatawan.

"Selama dua tahun kita kena pandemi, masyarakat tertahan tidak bisa mudik, termasuk berwisata karena tempat-tempat wisata diharuskan tutup oleh pemerintah. Tahun ini, karena Covid-19 sudah melandai pemerintah izinkan mudik dan tempat wisata boleh dibuka. Tempat wisata penuh pengunjung, apalagi Bali. Ini menguntungkan bagi kami sebagai pebisnis hotel," jelas Adin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini