Share

Krakatau Steel (KRAS) Kantongi Laba Bersih Rp508 Miliar di Kuartal I-2022, Melesat 271%

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 13 Mei 2022 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 278 2593696 krakatau-steel-kras-kantongi-laba-bersih-rp508-miliar-di-kuartal-i-2022-melesat-271-VNzuOviRrm.jpeg Laba Krakatau Steel alami kenaikan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) membukukan laba bersih sebesar Rp508,74 miliar pada kuartal I-2022. Laba KRAS meningkat 271,69% dibandingkan periode yang sama 2021 yakni Rp137,22 miliar.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, pembukuan laba bersih perusahaan ini menjadi sinyal positif di tengah beban utang perusahaan saat ini. Adapun utang emiten pelat merah ini pada periode 2019-2022 mencapai USD2,3 miliar atau setara Rp35 triliun.

"Ini adalah sinyal positif untuk kinerja Krakatau Steel ke depannya,” ungkap Silmy kepada wartawan saat di temui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/5/2022).

Untuk pendapatan naik menjadi Rp13,44 triliun atau meningkat 39,24% dari periode yang sama 2021 yakni Rp9,65 triliun.

Di lain sisi, Silmy memastikan akan ada beberapa aksi korporasi Krakatau Steel pada 2022 ini. Salah satunya, menambah penyertaan modal pada PT Krakatau Posco. Dengan adanya penambahan penyertaan modal tersebut, saham Krakatau Steel di Krakatau Posco menjadi sebesar 50% dari semula hanya 30%.

Aksi korporasi ini, kata dia, menjadi strategi emiten dalam meningkatkan kemampuan perusahaan agar dapat menghasilkan baja berkualitas premium di pasar ekspor. Sedangkan untuk pasar domestik, Krakatau Steel Group akan meningkatkan volume pasok Hot Rolled Coil (HRC) sampai dengan 6,4 juta ton dan Cold Rolled Coil (CRC) menjadi 2,8 juta ton.

“Selain aksi korporasi tersebut, Krakatau Steel di tahun 2022 juga berencana melakukan pengurangan jumlah utang hingga 50% dari total utang pada MRA (Master Restructuring Agreement) di tahun 2020,” ucap Silmy.

Adapun dana untuk membayar utang di 2022 ini rencananya diperoleh dari beberapa sumber seperti cash flow perusahaan, divestasi aset, right issue dan masuknya strategic investor.

“Dengan tren kinerja yang terus meningkat sejak awal 2022, diproyeksikan pendapatan Krakatau Steel di 2022 yang sebesar Rp37,74 triliun dapat tercapai sehingga kinerja Krakatau Steel di tahun 2022 menjadi lebih baik lagi dibandingkan dengan tahun 2021,” tutup Silmy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini