Share

Kejar Target TKDN 60%, SKK Migas-KKKS Kompak Kejar Target Produksi di 2030

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 13 Mei 2022 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 320 2593728 kejar-target-tkdn-60-skk-migas-kkks-kompak-kejar-target-produksi-di-2030-C4V8koY2x3.jpg Migas (Foto: Okezone)

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terus memaksimalkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Pada 2022, SKK Migas menargetkan TKDN barang dan jasa di industri hulu migas sebesar 60%, meskipun pemerintah menetapkan target 57%.

SKK Migas-KKKS pun menggelar Forum Kapasitas Nasional pada 27-28 Juli 2022 di Jakarta. Melalui forum ini, SKK Migas meningkatkan peran industri nasional maupun lokal di seluruh pelaksanaan aktivitas industri hulu migas, serta meningkatkan capaian TKDN barang dan jasa di industri hulu migas.

“SKK Migas berkomitmen, meningkatkan peran industri hulu migas dalam perekonomian nasional. Upaya ini dilakukan dengan menciptakan efek berganda industri hulu migas terhadap sektor-sektor lainnya, sehingga terbangun kapasitas nasional yang memiliki daya saing untuk mengejar target produksi 2030,” kata Plt Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Rudi Satwiko, di Jakarta, Jumat (13/5/2022).

Adapun forum ini diikuti para pemangku kepentingan industri hulu migas, termasuk pihak pabrikan, vendor serta UMKM binaan KKKS. Forum ini juga akan menampilkan industri binaan hulu migas, dan peningkatan awareness seluruh KKKS serta perusahaan demi memaksimalkan penggunaan produk barang/jasa dalam negeri.

“Di ajang Forum Kapasitas Nasional 2022, para pemangku kepentingan, terutama pihak pabrikan, vendor serta UMKM binaan KKKS akan menunjukkan keterlibatan mereka di industri hulu migas yang terbukti telah menciptakan dampak berganda bagi perekonomian di wilayahnya masing-masing,” ujar Rudi.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas, Erwin Suryadi menambahkan, industri hulu migas masih menjadi lokomotif utama bagi perekonomian nasional dan daerah.

Keberadaan industri tersebut memberikan kontribusi positif bagi pendapatan sejumlah pemerintah daerah melalui dana bagi hasil migas, yang secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Erwin menambahkan, SKK Migas bersama KKKS menyiapkan tujuh program kerja yang dilaksanakan selama 2022, di mana salah satunya adalah penyelenggaraan Forum Kapasitas Nasional 2022. Keenam program lainnya adalah program AML.

Di sisi lain, penyelenggaraan Forum Kapasitas Nasional kedua ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan industri migas dan merupakan bentuk dukungan terhadap salah satu pilar utama dalam program IOG Transformation SKK Migas menuju tercapainya 1 juta barel minyak dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di 2030.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini