Share

4 Fakta Menghebohkan Wabah PMK Serang Hewan Ternak

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 15 Mei 2022 03:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 14 320 2594275 4-fakta-menghebohkan-wabah-pmk-serang-hewan-ternak-QISa93ybOE.jpg Wabah PMK hewan ternak (Foto: Okezone)

JAKARTA – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak terjadi di Jawa Timur. Namun, penularan PMK perlu diantisipasi agar tidak mewabah ke daerah atau provinsi lain.

Berikut fakta menarik wabah penyakit mulut dan kuku hewan yang dirangkum di Jakarta, Minggu (15/5/2022).

1. Jokowi Instruksikan Mentan Segera Lockdown

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo segera melakukan lockdown zonasi untuk menangani penyebaran penyakit kuku dan kulit yang menyerang hewan.

"Saya minta ini menteri pertanian segera dilakukan lockdown zonasi, lockdown di wilayah sehingga mutasi ternak dari satu tempat ke tempat yang lain atau pergerakan ternak dari kabupaten ke kabupaten apalagi provinsi ke provinsi betul-betul bisa dicegah," ujar Jokowi dalam memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna.

2. Daging Kerbau Impor India Aman?

Perum Bulog memastikan daging kerbau yang diimpor dari India tidak terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Penyakit saat ini menginfeksi sejumlah hewan ternak di Jawa Timur.

Direktur Utama Bulog, Budi Waseso menegaskan daging kerbau yang diimpor melalui pemeriksaan laboratorium yang ketat, sebelum di jual di pasar domestik.

"PMK tidak ada kaitannya dengan daging kerbau impor. Karena daging tersebut begitu sampai di Indonesia tidak bisa langsung jual karena ada pemeriksaan laboratorium, begitu layak konsumsi baru diedarkan," ujarnya saat ditemui di kawasan Bulog.

3. Berpotensi Pengaruhi Supply Daging

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak berpotensi mempengaruhi supply daging sapi dan kerbau. Hal itu bisa terjadi apabila wabah tak tertangani dalam beberapa bulan mendatang.

Saat ini PMK menginfeksi sejumlah hewan ternak di Jawa Timur (Jatim). Dampaknya pun akan signifikan terhadap sektor industri peternak nasional.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengakui hal ini. Menurutnya, supply daging menjadi terganggu bila PMK menyebar luas. Hanya saja, dia optimis pemerintah akan segera menangani wabah hewan ini.

"Kita bilamana nanti dari Menteri Perdagangan menyatakan akibat dari perkembangannya penyakit, tapi saya yakin tidak berkembang, tidak mungkin lah pemerintah kita membiarkan penyakit ini terus berkembag dan berdampak pada permasalahan supply (daging kerbau dan sapi," ungkap Buwas saat ditemui di kawasan Gedung Bulog, Selasa (10/5/2022).

Hingga saat ini, lanjut Buwas, pemerintah belum memperkirakan penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan ternak ini menyebar luas dan memberi dampak negatif ke sektor peternak.

4. Dua Daerah Penyebaran

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa setidaknya dua daerah terdapat penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan.

"Daerah itu adalah provinsi Aceh, 2 Kabupeten dan 4 kabupaten di Jawa Timur," ujar Mentan, dalam konferensi persnya.

Adapun dua kabupaten di Aceh adalah Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Sedangkan di Jawa Timur terjadi di Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Mojokerto.

"PMK adalah salah satu wabah penyakit yang dikatakan penyebarannya sangat cepat," sambung Mentan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini