Share

Minyak Goreng Curah Harga Rp14.000 Siap Banjiri 5.000 Pasar, Ini Lokasinya!

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 15 Mei 2022 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 15 320 2594434 minyak-goreng-curah-harga-rp14-000-siap-banjiri-5-000-pasar-ini-lokasinya-P0ZyxX3CRq.jpeg Minyak goreng curah. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian BUMN menargetkan distribusi minyak goreng curah harga Rp14.000 liter di 5.000 titik pasar.

Hal ini akan direalisasikan Holding BUMN Pangan atau ID Food.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menjelaskan pilot project ke 5.000 titik ini akan dilaksanakan Holding BUMN Pangan bersama anak usahanya di sektor Perdagangan yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Rajawali Nusindo.

 BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Naik 4%, WTI Dibanderol USD110/Barel

“Target pilot project distribusi minyak goreng curah harga Rp14.000 per liter akan didistribusikan ke 5.000 titik lokasi yang tersebar seluruh Indonesia sinergi BUMN dan Kementerian Perdagangan, Kementerian terkait hingga private sector," ujar Pahala dikutip Minggu (15/5/2022).

Di mana distribusi minyak goreng ke 5.000 titik lokasi, lanjut dia, ditargetkan terlaksana mulai saat ini.

Perdananya dilakukan di titik lokasi DKI Jakarta dan sekitarnya.

Ditargetkan hingga akhir Mei 2022 terdistribusi ke 5.000 titik lokasi pasar tradisional lainnya diantaranya wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, NTB, Kalimantan dan Sulawesi.

Pahala juga meminta BUMN Pangan mengembangkan market dengan menggandeng pengusaha kecil dan pengecer untuk mendistribusikan minyak goreng.

Langkah ini sekaligus meningkatkan peran BUMN dalam menjaga pasokan pangan di dalam negeri.

Artinya, peran para pengecer minyak goreng yang menjadi kepanjangan BUMN Pangan saat penyediaan pasokan minyak goreng.

“Tidak hanya Pedagang maupun Pengusaha skala besar, para pengecer atau warung - warung bahkan Usaha Mikro Kecil pun bisa menjadi mitra BUMN dalam pendistribusian minyak goreng," ungkapnya.

Diakuinya, isu minyak goreng saat ini tidak hanya soal kelangkaan, melainkan upaya stabilisasi harga sesuai ketetapan pemerintah bahwa minyak goreng curah sebesar Rp14.000 per liter, mengingat masih banyak para pengecer maupun warung kecil yang masih menjual diatas HET.

“Disinilah peran BUMN dalam menggandeng pengecer agar masyarakat dengan mudah mendapatkan minyak goreng dan harga terjangkau," tuturnya.

 BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Bervariasi Dipicu Kekhawatiran Pasokan

Holding BUMN Pangan juga diharapkan menyiapkan aplikasi platform khusus pengembangan aplikasi Warung Pangan.

Tujuannya, memastikan pendistribusian minyak goreng secara online dan melakukan monitoring keterjangkauan harga minyak goreng Rp14.000 per liter sampai ke tingkat konsumen maupun masyarakat.

“Realisasi program distribusi minyak goreng ini merupakan salah satu upaya BUMN dalam mewujudkan visi kedaulatan pangan nasional," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini