Share

India Larang Ekspor Gandum, Dunia Alami Krisis Pangan?

Athika Rahma, Jurnalis · Minggu 15 Mei 2022 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 15 320 2594469 india-larang-ekspor-gandum-dunia-alami-krisis-pangan-3tZmOV8bxE.JPG India larang ekspor gandum. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Larangan ekspor gandum India diprediksi berimbas pada ketahanan pangan global.

Indonesia yang mengimpor gandum 11,7 juta ton tiap tahunnya, juga akan mengalami kekurangan pasokan dalam jumlah besar.

Pengamat ekonomi sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira mengatakan, bukan tidak mungkin akan terjadi krisis pangan jika hal ini terus berlanjut.

"Iya, tentunya krisis pangan bisa terjadi secara global (imbas pelarangan ekspor gandum India)," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (15/5/2022).

 BACA JUGA:4 Dampak India Larang Ekspor Gandum, Harga Mi Instan Bakal Naik?

Di sektor makanan dan minuman, harga kebutuhan pokok masyarakat akan naik.

Harga pakan ternak juga akan naik karena sebagian campurannya menggunakan gandum.

Untuk itu, Indonesia harus melakukan berbagai langkah mitigasi.

Bhima mengatakan, pengusaha di sektor makanan dan minum dan pelaku usaha ternak harus berkoordinasi mencari jalan keluar bersama pemerintah.

 BACA JUGA:Pasokan Gandum di Asia Terganggu Imbas Perang Rusia-Ukraina, China Bisa Bantu?

"Sekarang harus dihitung berapa stok gandum tanah air dan berapa alternatif negara penghasil gandum yang siap memasok dalam waktu dekat," imbaunya.

Ada beberapa negara yang potensial untuk antisipasi dampak kebijakan India ini, seperti Amerika Serikat, Argentina dan Kanada.

Menurut Bhima, kontrak impor gandum dari negara ini harus dibuat dalam jangka waktu minimal 2 tahun ke depan karena banyak negara memperebutkan stok.

"Selain itu pengusaha juga bisa segera mencari alternatif bahan baku selain gandum seperti tepung jagung, singkong hingga sorgum yang banyak ditemukan di Indonesia," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini