Share

Larangan Ekspor Gandum India Pengaruhi Inflasi RI

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Senin 16 Mei 2022 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 16 320 2594983 larangan-ekspor-gandum-india-pengaruhi-inflasi-ri-tdT8ooFyxr.jpg Larangan ekspor gandum India berdampak pada inflasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Larangan ekspor gandum India bakal berpengaruh terhadap kondisi ekonomi dalam negeri. Salah satunya adalah laju inflasi Indonesia.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menilai, saat ini cukup banyak produk dalam negeri yang dihasilkan dari gandum. Maka adanya adanya larangan ekspor gandum India sebagai negara produsen gandum terbesar di dunia bakal banyak mempengaruhi harga gandum dunia.

Menurut Pitter hal tersebut bakal sedikit banyak mempengaruhi harga produk dari turunan gandum yang juga saat ini banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

"Harga barang-barang pangan yang berbahan baku gandum akan melonjak Naik. Inflasi yg sekarang sudah meningkat kemungkinan akan melonjak Lebih tinggi," ujarnya kepada MNC Portal, Senin (16/5/2022).

Hal tersebut yang menurut Pitter bakal berdampak terhadap daya beli masyarakat terhadap produk turunan gandum ketika para pengusaha menyesuaikan harga yang tinggi terhadap produknya.

"Ujung-ujungnya masyarakat bawah yang akan paling terdampak, terpangkas daya beli oleh inflasi yang tinggi," lajut Pitter.

"Saya tidak punya prediksi kenaikan harga gandum global, tapi bisa dipastikan naik," sambungnya.

Menurutnya India adalah produsen gandum utama Dunia, sebagai negara terbesar kedua setelah china. Oleh karenanya jika ada larangan India melakukan ekspor gandum, maka akan mempengaruhi suply gandum di dunia juga.

"Supply gandum global akan terpangkas significant, dampaknya harga gandum dipasar global dipastikan akan naik drastis. Tanpa larangan Ekspor India saja harga gandum global sdh Naik tinggi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini