Share

Merugi, Petani Sawit Ungkap Dampak Larangan Ekspor CPO

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 320 2595396 merugi-petani-sawit-ungkap-dampak-larangan-ekspor-cpo-qtdvBHtHJa.jpg Petani sawit gelar demo tuntut larangan ekspor CPO dicabut. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perwakilan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) diterima oleh kantor staf kepresidenan usai melakukan aksi menuntut larangan ekspor CPO dicabut.

Para petani menilai kebijakan larangan ekspor sangat merugikan.

Hal itu karena serapan buah sawit mereka terhadap perusahaan menjadi sangat berkurang.

Pantauan MNC Portal pada Selasa (17/5/2022), perwakilan dari kantor staff kepresidenan menjumpai masa aksi di depan patung kuda, Monas, Jakarta Pusat.

 BACA JUGA:Harga TBS Anjlok, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Larangan Ekspor CPO

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Joanes Joko mengatakan masa aksi yang bakal masuk ke kantor hanya perwakilan.

Namun, Joanes belum tahu pasti siapa yang bakal menerima perwakilan asosiasi petani tersebut.

"Nanti kita lihat (bertemu siapa), beliau (Jokowi) ada, beliau masih di Bogor," ujarnya siang ini.

"Kita serap dulu aspirasinya teman-teman (petani) ini, yang penting kita tahu dulu bagaimana situasinya," tambahnya.

 BACA JUGA:Larangan Ekspor CPO Bikin Petani Sawit Gigit Jari, Ini Sederet Dampaknya

Ketua DPP APKASINDO, Gulat Manurung menambahkan saat ini kondisi petani sawit sudah cukup banyak dirugikan dari adanya larangan ekspor CPO.

Kebijakan tersebut juga sekaligus membuat buah sawit dari petani tidak sedikit yang busuk karena minimnya serapan dari perusahaan.

"Pada jam yang sama saat ini petani sawit juga sedang melakukan demo, 146 kabupaten kota dari Sabang sampai Merauke secara serentak," pungkas Gulat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini