Share

WTO Mulai Bahas Kesepakatan Penangkapan Ikan dengan Jaring

Agregasi VOA, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 320 2595491 wto-mulai-bahas-kesepakatan-penangkapan-ikan-dengan-jaring-fSexWW9i3O.jpg Penangkapan Ikan dengan Jaring (Foto: Okezone)

JAKARTA - Para anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) hari Senin (16/5/2022) memulai diskusi mendalam selama seminggu, bertujuan mencapai kesepakatan lama yang sulit dicapai dan sudah lama diusahakan, untuk mengakhiri subsidi yang menyebabkan penangkapan ikan secara berlebihan.

Apabila berhasil maka kesepakatan ini siap untuk ditanda-tangani pada pertemuan tingkat menteri bulan depan.

"Perundingan berada pada waktu yang sangat kritis," kata kepala WTO Ngozi Okonjo-Iweala dalam sebuah pernyataan, Selasa (17/5/2022).

Setelah hampir 200 kelompok lingkungan memberinya surat hari Senin, menuntut tindakan dunia yang cepat untuk memberantas praktik penangkapan ikan secara berlebihan.

Selama 20 tahun terakhir, negara-negara anggota WTO membahas perlunya sebuah kesepakatan melarang subsidi yang menyumbang pada penangkapan ikan ilegal dan tidak dilengkapi aturan, serta penangkapan ikan berlebihan yang mengancam kesinambungan persediaan ikan.

Sementara penangkapan ikan secara teori seharusnya dikendalikan oleh lingkungan, dan persediaan ikan yang rendah meningkatkan biaya, akibatnya subsidi dapat mempertahankan kapal-kapal nelayan yang operasinya tidak menguntungkan tetap beroperasi.

Subsidi perikanan dunia diperkirakan antara USD14 hingga USD54 miliar per tahun, menurut WTO.

Secara luas disepakati bahwa tindakan diperlukan untuk melindungi sumber daya (ikan) yang penting, yang menjadi andalan mata pencaharian bagi jutaan orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini