Share

Laba Bersih Bundamedik (BMHS) Naik 166% Jadi Rp315 miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 278 2596056 laba-bersih-bundamedik-bmhs-naik-166-jadi-rp315-miliar-U5h5J2Ha1D.jpg Laba Bundamedik alami kenaikan (Foto: Shutterstock)

JAKARTAPT Bundamedik Tbk (BMHS) meraih pendapatan terkonsolidasi sebesar Rp1,711 triliun pada 2021. Pendapatan BMHSD naik 49% dari pendapatan di periode yang sama pada 2020 sebesar Rp1,148 triliun.

Hasil kinerja memuaskan ini utamanya ditopang pertumbuhan kuat dari seluruh lini bisnis utama (bisnis non COVID) perusahaan. Komisaris Utama BMHS Ivan Sini mengatakan, pertumbuhan tersebut turut mendorong kenaikan laba bersih perusahaan sebesar 166% menjadi Rp315 miliar hingga kuartal IV 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp118 miliar.

“Fundamental perusahaan yang kuat juga tercermin dari neraca keuangan yang sehat, sehingga memberikan ruang besar bagi perusahaan untuk mendorong pertumbuhan fase selanjutnya,”ujarnya.

Perseroan, lanjutnya, senantiasa percaya pada pentingnya penguatan fundamental bisnis bagi pencapaian jangka panjang perusahaan, sehingga pandemi pun tidak menghentikan perseroan untuk terus merealisasikan target ekspansi nasional dan penguatan core business dalam ekosistem BMHS. Hingga 2021, BMHS telah mampu melayani hampir 150 juta masyarakat yang tersebar 10 provinsi lewat kehadiran 6 rumah sakit, 10 klinik Morula IVF dan 34 jaringan laboratorium Diagnos.

Adapun, sebesar 67% dari total pertumbuhan pendapatan BMHS selama 2021 berasal dari pendapatan layanan rumah sakit yang naik sebesar Rp376 miliar atau tumbuh sebesar 47%. Sementara Morula IVF yang juga merupakan salah satu bisnis utama BMHS berkontribusi sebesar 30% terhadap total pendapatan terkonsolidasi selama 2021, dengan kenaikan pendapatan mencapai Rp169 miliar atau naik sebesar 50%. Secara keseluruhan, pendapatan dari layanan non-COVID naik sebesar 27%.

Selama 2021, BMHS gencar melakukan ekspansi bisnis secara nasional baik secara organik maupun akuisisi seiring dengan penguatan fundamental perusahaan dalam jangka panjang. Seluruh lini bisnis utama BMHS sukses mencatatkan sejumlah pencapaian penting selama 2021. Rumah Sakit Bunda Group berhasil membuka 2 rumah sakit ibu dan anak di Bali dan Palembang di tengah pandemi. Per 2021, total jumlah tempat tidur RSU Bunda naik 42%.

Di awal 2022, sebagai pionir pengembangan inovasi bedah robotik di Indonesia, RSU Bunda juga berhasil melakukan operasi robotik pertama di Indonesia untuk pengangkatan prostat. Selanjutnya, layanan Morula IVF yang sudah lebih dari 20 tahun menjadi penyedia layanan bayi tabung terdepan pilihan masyarakat Indonesia tumbuh sebesar 42%. Di sisi lain, unit bisnis laboratorium BMHS yaitu Diagnos tumbuh dua kali lipat dengan penambahan 19 laboratorium baru di tahun yang sama.

Total tes non-COVID yang dilakukan oleh Diagnos juga naik sebesar 59% selama 2021. Bundamedik senantiasa meningkatkan standard mutu dan layanan medis mengikuti taraf internasional. Di tahun 2021, RSU dan RSIA BJ mendapatkan akreditasi ACHSI, di mana hanya ada 3 rumah sakit di Indonesia yang memiliki akreditasi ACHSI dan 2 di antaranya ada di Bundamedik untuk layanan kesehatan berstandar internasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini