Share

Merdeka Copper (MDKA) Kantongi Laba USD69,65 Juta

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2022 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 278 2596768 merdeka-copper-mdka-kantongi-laba-usd69-65-juta-rQgfPEv2nv.jpg Merdeka Copper Gold kantongi laba di kuartal I 2022 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan laba bersih USD69,654 juta di kuartal I 2022. Laba emiten pertambangan emas ini membaik dibandingkan periode sama tahun 2021 yang tercatat rugi bersih USD4,981 juta.

Sehingga laba per saham dasar berada di level USD0,003, sedangkan di akhir Maret 2021 tercatat rugi per saham dasar USD0,0002. Sementara pendapatan usaha melonjak 167,3% menjadi USD123,08 juta yang ditopang penjualan emas, perak dan katoda tembaga kepada Precious Metals Global Markets (HSBC) senilai USD76,712 juta, atau naik 188,3% dibandingkan kuartal I 2021 sebesar USD26,629 juta. Kondisi yang sama juga pada penjualan ke Mitsui & Co Ltd naik 231,4% menjadi USD23,286 juta.

Di kuartal I 2022 ini, perseroan membukukan penjualan ke Metal Challenge Co Ltd senilai USD12,637 juta, sedangkan kuartal I 2021 nihil. Tapi penjualan ke PT Karya Sumiden Indonesia nihil, sedangkan di kuartal I 2021 tercatat senilai USD5,982 juta. Walau beban pokok pendapatan membengkak 58,9% menjadi USD77,454 juta, tapi dapat menorehkan laba kotor senilai USD45,632 juta.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 38,2% menjad USD1,767 miliar karena obligasi naik 111,1% menjadi USD266,71 juta. Selain itu, di triwulan pertama 2022, perseroan telah gelontorkan dana sebanyak Rp149,2 miliar untuk eksplorasi area pertambangan Tujuh Bukit, Pulau Wetar dan juga Pani. Perseroan mengungkapkan, eksplorasi daerah Tujuh Bukit difokuskan pada sumber daya tenaga dan emas.

Sebagian besar biaya eksplorasi dihabiskan untuk proyek ini, yakni Rp144,4 miliar yang terdiri dari pemeliharaan terowongan, pengeboran definisi sumber daya bawah tanah, dan pekerjaan tes terkait area. Metode yang pengujian yang digunakan oleh perseroan yakni berupa pengeboran yang dilakukan mulai dari bawah tanah dan permukaan. Pengetesan ini dilakukan oleh MDKA dan juga PT Merdeka Mining Service. Area yang dipilih untuk pelaksanaan pengeboran saat ini adalah area di deposit porfiri Tujuh Bukit yang merupakan wilayah terbesar yang mengandung tembaga dan emas berkadar tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini