Share

Mitra Adiperkasa (MAPI) Kantongi Pendapatan Rp4,3 Triliun

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 278 2597575 mitra-adiperkasa-mapi-kantongi-pendapatan-rp4-3-triliun-HqtEZbLkIu.jfif Mitra Adiperkasa (MAPI) kantongi pendapatan Rp4,3 triliun. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan entitas anak membukukan pendapatan bersih sebesar Rp5,63 triliun pada tiga bulan pertama tahun 2022. Capaian itu tumbuh 30,61% dari pendapatan periode yang sama tahun 2021 senilai Rp4,31 triliun.

Mayoritas pemasukan emiten perdagangan ritel itu datang dari penjualan eceran dan grosir sebanyak Rp5,36 triliun, sementara sisanya antara lain dari komisi penjualan konsinyasi bersih Rp222,57 miliar, pendapatan sewa dan jasa pemeliharaan Rp24,14 miliar, dan lain-lain Rp25,16 miliar.

MAPI adalah perusahaan yang mengelola sejumlah gerai ritel modern seperti Zara, Sogo, Pull&Bear, Marks & Spencer, Planet Sports, Skechers, Starbucks, Domino Pizza, Burger King, dan lain sebagainya.

 BACA JUGA:Mitra Pinasthika (MPMX) Raup Laba Bersih Rp411,73 Miliar

VP Investor Relations, Corporate Communications and Sustainability MAPI, Ratih Darmawan Gianda mengatakan pertumbuhan pendapatan triwulan pertama tahun ini merupakan berkah dari kebijakan pelonggaran mobilitas.

"Sejalan dengan tingginya antusiasme pelanggan untuk kembali berbelanja di mal menyusul semakin longgarnya peraturan pembatasan masyarakat terkait Covid-19," kata Ratih dalam siaran resminya di Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/5/2022).

Laju peningkatan pendapatan membuat beban pokok penjualan dan beban langsung MAPI membengkak menjadi Rp3,21 triliun, dari periode sama tahun lalu senilai Rp2,51 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan, EBITDA perusahaan tumbuh 41,1% dari Rp727 miliar menjadi Rp1 triliun; sementara laba bersih naik menjadi Rp577,19 miliar dari Rp18,45 miliar.

Perolehan laba bersih sepanjang tiga bulan tahun ini juga mencakup hasil transaksi divestasi sebagian kepemilikan saham dari Burger King, yang telah direalisasikan.

"Momentum penjualan meningkat secara signifikan terutama pada segmen Sports, gadget Digital, dan F&B, yang meliputi sebagian besar dari 84 gerai baru yang dibuka pada Q1’22," tutur Ratih.

Kinerja tersebut membuat laba per saham dasar MAPI melejit dari semula Rp2 per saham menjadi Rp31 per saham.

 BACA JUGA:Melantai di BEI, Oscar Mitra Sukses Sejahtera (OLIV) Lepas 400 Juta Saham

Dari sisi neraca keuangan, MAPI membukukan total aset sebanyak Rp17,27 triliun, terdiri dari aset lancar Rp8,75 triliun, dan aset tidak lancar Rp8,51 triliun. Jumlah itu lebih tinggi 2,92% dari posisi aset akhir 2021 senilai Rp16,78 triliun.

Liabilitas menyusut dari sebelumnya Rp9,68 triliun menjadi Rp9,61 triliun, sedangkan ekuitas tumbuh menjadi Rp7,65 triliun dari Rp7,09 triliun.

Adapun total kas dan setara kas perseroan per Maret 2022 mencapai Rp2,46 triliun, atau lebih rendah dari posisi periode sama tahun 2021 sebanyak Rp2,18 triliun.

"Penjualan dan pertumbuhan laba Q1 ini mencerminkan keyakinan kami pada model bisnis unik MAPI, yang secara efektif mengkombinasikan ritel multi-channel di seluruh gerai, kanal digital milik perusahaan, dan marketplace pihak ketiga," tandas Ratih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini