Share

Merugi, Gowa Makassar Tourism (GMTD) Putuskan Tak Bagi Dividen

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 278 2597630 merugi-gowa-makassar-tourism-gmtd-putuskan-tak-bagi-dividen-DR1DkXN34I.jpg Gowa Makassar Tourism tak bagi dividen karena merugi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) menyepakati untuk tidak membagikan dividen.

Keputusan tersebut diambil menyusul rugi bersih perseroan sepanjang tahun 2021, meskipun terpangkas 74,16% menjadi Rp27,86 miliar dari sebelumnya rugi Rp104,92 miliar.

Adapun pendapatan emiten real estate ini juga anjlok sebesar 17,3% yakni Rp141,8 miliar, dari Rp171,57 miliar pada tahun 2021.

 BACA JUGA:Gelar RUPST, Kimia Farma (KAEF) Tebar Dividen Rp90 Miliar hingga Ganti Dirut

"Dikarenakan saldo laba yang masih negatif, maka RUPST memutuskan untuk tidak membagikan dividen di tahun 2022," kata Presiden Komisaris yang merangkap Komisaris Independen GMTD Didik J. Rachbini di Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/5/2022).

Didik menyatakan optimis ada perbaikan kinerja keuangan perseroan pada tahun ini.

“Aktivitas penjualan hunian yang dilakukan perseroan menunjukkan tren membaik, terlihat dari target penjualan yang terpenuhi sepanjang kuartal I 2022," kata Didik.

 BACA JUGA:Mitra Keluarga (MIKA) Tebar Dividen Rp550 Miliar, Catat Jadwalnya!

Seperti diketahui, pendapatan perseroan hingga triwulan satu tahun ini mencapai Rp32,44 miliar, lebih tinggi dari periode sama tahun 2021 senilai Rp26,93 miliar.

Sementara rugi bersih kuartal I/2022 masih membengkak menjadi Rp7,10 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp1,95 miliar,

"Tantangan ke depan adalah perseroan fokus menciptakan strategi dan kebijakan untuk menjaga produktivitas karyawan maupun profitabilitas Perseroan secara positif”, ungkap Didik.

Selain soal strategi, RUPST GMTD juga membaha ihwal susunan Dewan Komisaris dan Direksi

"Rapat memutuskan bahwa tidak ada perubahan sususan, sehingga Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang menjabat sebelumnya akan terus melanjutkan masa bakti hingga tahun 2023," pungkas Didik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini