Share

E-Toll Bakal Diganti Sistem MLFF, Perbankan Tanggapi Begini

Anggie Ariesta, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 320 2597293 e-toll-bakal-diganti-sistem-mlff-perbankan-tanggapi-begini-1eWvuqZAMR.jpg Transaksi di Gerbang Tol Nantinya Tak Lagi Gunakan Kartu. (Foto: Okezone.com/Jasa Marga)

JAKARTA - Pemerintah berencana menghapus penggunaan e-toll dan digantikan dengan transaksi non tunai atau multi lane free flow (MLFF).

Penggunaan MLFF diyakni memberikan sejumlah manfaat, yang mana utamanya meminimalisir waktu transisi kendaraan di gerbang tol, sehingga hal itu diharapkan dapat menghilangkan waktu antrian menjadi nol detik.

Salah satu penyedia kartu pembayaran tol, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada prinsipnya mendukung kebijakan pemerintah, regulator, dan otoritas perbankan salah satunya terkait dengan wacana transisi e-toll ke sistem pembayaran nirsentuh itu.

Baca Juga: Ada Tol Baru, Perjalanan Jakarta-Tanjung Lesung Hanya 2 Jam

"Perseroan akan mengkaji semaksimalkan mungkin ruang gerak kebijakan tersebut terhadap komitmen memberikan nilai tambah dan layanan yang optimal bagi segenap nasabah dan masyarakat," ujar Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn kepada MNC Portal, Jumat (20/5/2022).

Hera menambahkan, hingga April 2022, frekuensi transaksi Flazz BCA tercatat sebesar 207 juta transaksi.

Baca Juga: Girder Proyek Tol Jadi Pemandangan Tersendiri saat Melintas, Apa Itu?

Sebagai informasi, BCA menawarkan kemudahan bertransaksi dan Top Up Flazz melalui BCA mobile (Android dan IOS), menambah variasi design Flazz, menambah partnership penjualan dan atau co-branding Flazz serta memperluas acceptance Flazz, sehingga penggunaan kartu-kartu yang beredar dapat semakin optimal.

"Kami berharap nasabah setia dapat memanfaatkan Flazz sebagai salah satu alat pembayaran untuk mendukung gerakan nontunai dan cashless society," ungkap Hera.

Senada, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga mendukung perkembangan sistem pembayaran secara cashless. Dengan penggunaan teknologi baru tentunya diharapkan akan memberikan kemudahan baru yang dapat dirasakan pengguna dengan tetap mengutamakan keamanan transaksi dan juga compliance.

Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengatakan, saat ini Kartu BRIZZI masih dan terus digunakan sebagai alat pembayaran di jalan tol sesuai dengan regulasi yang berlaku. BRI juga terus meningkatkan akseptasi BRIZZI di berbagai tempat, seperti perparkiran, transportasi dalam kota, merchant, hingga ekosistem yang close loop.

"Apabila sistem sudah berubah menjadi MLFF, Bank akan berperan dalam transaksi top up source of fund yang akan diintegrasikan ke dalam sistem," kata Aestika kepada MNC Portal.

Hingga akhir Kuartal I 2022 tercatat kartu elektronik BRIZZI yang beredar di masyarakat sejumlah 21 juta kartu dengan transaksi dalam 3 bulan mencapai Rp 1 triliun.

"BRI optimistis kinerja BRIZZI akan terus tumbuh positif ke depan, strateginya yakni dengan terus meningkatkan akseptasi BRIZZI dengan meningkatkan kerja sama merchant," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini