Share

Ekspor CPO Diizinkan, Harga Minyak Goreng Masih Rp20.000

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 320 2597357 ekspor-cpo-diizinkan-harga-minyak-goreng-masih-rp20-000-kyuukMnLvj.JPG Minyak goreng curah. (Foto: Okezone)

BEKASI - Minyak goreng curah di Pasar Bekasi terpantau belum mengalami penurunan harga. Para pedagang mengaku masih menjual di harga Rp20.000-Rp21.000 per kilogram.

Salah satu pedagang sembako bernama Pipin menuturkan, harga tersebut belum berubah sejak sebelum Lebaran.

Meskipun dia tahu pemerintah sudah berupaya dengan melarang sementara ekspor CPO.

 BACA JUGA:Dijual Online, Minyak Goreng Curah Harga Rp14.000/Liter Laku Keras

"Harga minyak goreng curah masih sama kaya sebelum Lebaran. Masih Rp20.000-Rp21.000 ribu per kilogramnya. Di pasar ini sih rata-rata belum turun. Padahal pemerintah udah larang ekspor kan. Tapi saya tidak tahu kenapa harga di pasaran masih mahal," ungkap Pipin kepada MNC Portal di Pasar Mangunjaya, Bekasi, Jumat (20/5/2022).

Terkait pasokan, dia mengatakan sudah ada perbaikan dari semenjak Pemerintah melarang ekspor. Artinya, tidak terjadi kelangkaan.

Lanjut Pipin, dia menyebut pihak agen pun sudah tidak lagi memberi batasan pembelian seperti sebelumnya, termasuk tidak ada persyaratan yang harus dipenuhi.

"Untuk pasokan juga sudah aman. Saya beli di agen sudah tidak ada syarat-syarat lagi. Mau pesen berapa mereka sediain. Tapi pihak agen pun tidak sedia banyak. Jadi kitanya juga tidak bisa beli banyak-banyak banget. Tapi gapapa begitu. Yang penting tiap hari saya bisa dapat barang," jelasnya,

Pedagang lainnya bernama Agam juga menyebut bahwa harga minyak goreng curah belum mengalami penurunan.

Hal itu disebabkan harga beli dari agen masih dibanderol Rp18.000-Rp19.000 per kilogram.

"Saya masih jual harga sama, Rp20.000-Rp21.000 per kilogram. Gimana mau turun," ucapnya.

Tapi, dia mengaku bahwa pasokan minyak goreng curah sudah ada peningkatan dari sebelumnya.

"Lumayan lah sekarang kalau mau cari gampang. Kalau sebelumnya kan susah. Mesti muter-muter dulu baru dapet," pungkasnya.

Diketahui, 28 April 2022 yang lalu, pemerintah memberlakukan larangan ekspor sementara bahan baku minyak goreng. Hal itu dilakukan guna memastikan ketersediaan minyak goreng di dalam negeri terpenuhi dengan harga terjangkau.

Setelah hampir tiga minggu aturan itu berjalan, pemerintah mendapatkan laporan bahwa ketersediaan minyak goreng di dalam negeri terus terpenuhi dan harga rata-rata secara nasional sudah turun di harga Rp17.200-17.600.

 BACA JUGA:Jokowi Kembali Izinkan Ekspor CPO, Pasokan Minyak Goreng Sudah 211.000/Ton

Maka dari itu, pemerintah akhirnya mencabut larangan ekspor CPO atau bahan baku minyak goreng beserta turunannya yang akan berlaku pada 23 Mei 2022 mendatang.

Pemerintah berharap, dengan pencabutan larangan ini, konsistensi produsen minyak goreng untuk memasok ke dalam negeri bisa terus dijalankan.

Sehingga permasalahan minyak goreng di dalam negeri bisa terselesaikan dan kembali normal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini