Share

Revitalisasi Halte TransJakarta Habiskan Rp148 Miliar, Kenyamanannya Bagaimana?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 17:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 320 2597572 revitalisasi-halte-transjakarta-habiskan-rp148-miliar-kenyamanannya-bagaimana-kui6P0Kia4.JPG Halte TransJakarta. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk ditunjuk pemerintah DKI Jakarta untuk melakukan revitalisasi Halte BRT TransJakarta di sejumlah titik.

Adapun nilai proyek revitalisasi ini mencapai Rp148 miliar.

Penunjukan tersebut berdasarkan hasil penawaran dalam proses tender dan tertuang dalam surat yang dikeluarkan PT Transportasi Jakarta perihal

penunjukkan penyedia jasa konstruksi pembangunan Revitalisasi Halte BRT Trans Jakarta Paket A-4 Halte (Dukuh Atas 1, Tosari, Juanda, dan Cikoko Stasiun Cawang).

 BACA JUGA:Bus Transjakarta Kini Beroperasi dengan Kapasitas 100%

Senior Vice President (SVP) EPC Division, AS Wisnu Wijayanto menyebut titik halte yang dibangun diantaranya halte Dukuh Atas 1, Tosari, Juanda dan Cikoko Stasiun Cawang.

Penunjukan ini pun disambut baik manajemen, lantaran halte yang direvitalisasi Waskita adalah titik dimana volume penumpangnya cukup membludak dan juga menjadi tempat transit antar moda transportasi umum yang sudah terintegrasi.

"Upaya revitalisasi bertujuan untuk peningkatan fasilitas dan juga kenyamanan para penumpang," Wisnu, Jumat (20/5/2022).

Wisnu mengatakan parameter peningkatan fasilitas adalah ruang tunggu pada sejumlah halte lantaran meningkatnya kapasitas penumpang Trans Jakarta.

 BACA JUGA:Anies Baswedan Bahas Integrasi Transportasi di Jakarta saat Berikan Kuliah Tamu di Paris

Rencana pembangunan revitalisasi ini akan dikerjakan dalam waktu pelaksanaan 180 hari. Pihaknya pun optimis dapat menyelesaikan proyek dengan tepat waktu dan kualitas yang baik.

SVP Corporate Secretary Waskita Novianto Ari Nugroho mencatat penurunan kasus Covid-19 saat ini, volume penumpang transportasi umum di Jakarta kembali meningkat, terutama moda transportasi umum seperti pengguna TransJakarta.

Kebutuhan untuk memperluas lahan ruang tunggu dan juga peningkatan fasilitas Halte TransJakarta tujuan pemerintah Jakarta untuk mengajak masyarakat menggunakan transportasi umum agar mengurangi kemacetan di Jakarta.

“Selain kebutuhan untuk peningkatan fasilitas ruang tunggu, tentunya Waskita juga menerapkan konsep yang ramah lingkungan. Dengan konsep arsitektur yang modern ini kami juga mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang sehat di ruang tunggu dan dapat meminimalisir paparan polusi,” jelasnya,

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini